Film Ora Srawung, Mati Suwung Ditulis Wartawan MalangTIMES Raih Penghargaan Balinale Film Festival 2021

JATIMTIMESBalinale Internasional Film Festival 2021 ke-14 memberikan penghargaan Gary L Hayes Award for Emerging Indonesian Filmmaker kepada film pendek ‘Ora Srawung, Mati Suwung’ atau ‘A Closed Mouth Catches No Flies’. Film tersebut diproduksi oleh Hisstory Films, disutradarai Destian Rendra Pratama, dan ditulis oleh wartawan MalangTIMES (JatimTIMES Network) Imarotul Izzah.

Penghargaan tersebut diberikan pada saat acara Balinale Awards Beach Party di Pier Eight Bali, Sabtu (13/November/2021) lalu. Destian Rendra menyampaikan terima kasih atas penghargaan dan pengalaman dalam merayakan film di festival yang indah tersebut.

“Kami tidak menyangka perjalanan film kami akan sejauh ini. Ini merupakan oleh-oleh yang hebat untuk para crew dan cast,” kata Rendra.

Rendra pada saat itu memang tampak kaget tatkala ‘Ora Srawung Mati Suwung’ disebut dan mendapatkan penghargaan. Tak jauh berbeda dari Rendra, Ima panggilan akrab Imarotul Izzah, penulis Ora Srawung Mati Suwung- juga tak menyangka kalau film yang berawal dari cerpen yang ia buat tahun 2015 ini bisa mendapatkan apresiasi yang luar biasa.

“Pengalaman mengikuti festival film Balinale juga sangat sangat luar biasa,” imbuh Ima.

Dalam pernyataannya, juri memberikan catatan bahwa film ‘Ora Srawung Mati Suwung’ dibuat dengan indah. Setiap elemen ditempatkan dengan sempurna untuk mendukung cerita. Setiap karakter digambar dengan simpatik dan memiliki harapan, impian, dan kegagalan mereka sendiri yang gamblang.

“Di atas segalanya, film tentang manusia yang luar biasa dari seorang sutradara baru yang fantastis.”

Dewan juri dalam festival tahunan itu antara lain, Sutradara Nia Dinata, Novelis dan Sutradara Richard Oh, Sinematografer Anggi Friska dan Benny Kadarhariarto.

Untuk diketahui, film ‘Ora Srawung Mati Suwung’ sebelumnya juga sempat masuk ke dalam official selection di SeaShorts Film Festival 2020.



Hendra Saputra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Tempat Baru Pusaka Kyai Upas Dinilai Tak Pantas, Keluarga Besar Majan Minta Dikembalikan

JATIMTIMES – Keberadaan tombak legendaris di Kabupaten Tulungagung, yakni Kyai Upas kini…