Capai 28 Titik, Tim Vaksinator PMI Kabupaten Jember Teruskan Blusukan ke Desa

JATIMTIMESTim Vaksinator PMI Kabupaten Jember bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) meneruskan program vaksinasi dengan melakukan blusukan ke desa-desa, khususnya di daerah pinggiran. Dari catatan yang diterima media ini, sedikitnya sudah 28 titik Tim Vaksinator PMI Jember melakukan blusukan di desa-desa yang terpencil.

Seperti yang dilakukan di rumah Kepala Desa Kemuningsari Kidul Kecamatan Jenggawah Jember pada Rabu (1/12/2021), kegiatan yang dilakukan di rumah kepala desa ini mendapat sambutan antusias warga. Bahkan Ketua PMI Kabupaten Jember H. EA Zaenal Marzuki yang melihat langsung kegiatan vaksin optimis target 1000 dosis bisa terpenuhi dalam satu hari ini.

“Alhamdulillah, warga Desa Kemuningsari Kidul terlihat sangat antusias untuk ikut vaksin, dan melihat ansias warga ini, kami harap bisa menenuhi target 1.000 dosis,” ujar Zaenal Marzuki.

Zaenal menjelaskan, bahwa dosis yang digunakan di Desa Kemuningsari Kidul ini, pihaknya meggunakan vaksin dosis 1 Astrazenica untuk 300 orang, dosis 2  vaknsin Pfaizer  untuk 400 orang dan dosis 2 dosis 2 vaksin Astrazenica. “Tim vaksinator PMI dan Dinkes terus sinergi untuk vaknsiasi sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19,” katanya.

Dia menjelaskan sampai saat ini tim vaksinator PMI aktif untuk membantu pemerintah dalam vaksinasi tercatat sudah melakukan kegiatan di 28 titik vaksiasi di Kabupaten Jember dengan capaian 9.885 orang. “Catatan kami, tim vaksinator PMI sudah berhasil melakukan vaksinasi  9.885  orang di Kabupaten Jember,” ungkapnya.

Zaenal menambahkan, bahwa saat ini pemerintah sedang ‘ngebut’ untuk melakukan vaksinasi sampai akhir tahun 2021. “Semua petugas kesehatan di Dinkes kerjasama untuk melakukan vaksinasi sebanyak mungkin sampai akhir tahun 2021. Tim Vaksinator PMI Kabupaten Jember juga aktif bersama tim Dinkes,” terangnya. 

Zaenal menjelaskan, pemerintah memang sedang gencar melakukan vaksinasi secara gratis kepada warganya. Selama ini biaya vaksin ditanggung oleh pemerintah. Namun, kedepannya, vaksin tidak gratis lagi. Warga yang ingin vaksin diharuskan membayar vaksin dan penyuntikannya sendiri.

“Makanya hayuk segera vaksin, sudah ada wacana dari pemerintah nanti yang mau vaksin membayar sendiri. Mumpung masih gratis segera vaksin,” imbuhnya.  

Hj. Dewi  Kades Kemuningsari Kidul Kecamatan Jenggawah saat ditemui wartawan mengaku berterimakasih kepada PMI dan Dinkes Jember, yang telah membantu warganya dalam mendapatkan vaksinasi.

“Kami warga Desa Kemuningsari Kidul ucapkan banyak terima kasih kepada PMI dan Dinkes yang mengadakan vaksinasi. Vaksin sangat dibutuhkan untuk mencegah COVID-19,” pungkas Hj Dewi. (*)



Moh. Ali Mahrus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Warga Kota Kediri 50 ke Atas Mulai Dapat Jatah Vaksin Booster

JATIMTIMES – Pemandangan tak biasa, tampak di lobby RSUD Kilisuci Kota Kediri,…

11.779 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Malang Tunggu Vaksinasi Dosis Booster Kedua

INDONESIAONLINE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) masih terus…