KH Marzuki Mustamar, Isi Hari-hari Jelang Muktamar ke 34 NU dengan Dakwah dan Pengajian di Pinggiran Palembang

JATIMTIMESMuktamar ke- 34 Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung, dipastikan berlangsung pada 22-23 Desember 2021. KH Marzuki Mustamar, ulama yang banyak didukung Gawagis ataupun para kiai untuk menjadi calon alternatif Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mengisi hari-hari jelang pelaksanaan Muktamar dengan kegiatan dakwah dan pengajian.

Seperti halnya kemarin (16/12/2021), pengasuh Pondok Pesantren Sabillurrosyad itu melakukan dakwah dan pengajian di dua desa yang ada di pinggiran Palembang. 

Yang pertama, KH Marzuki Mustamar melakukan dakwah dan pengajian di Masjid Darussalam Palembang dan kemudian melakukan pengajian dan dakwah di Masjid Jamiatul Hasanah Kecamatan Plaju.

“Safari pengajian ke pedalaman Palembang. Sempat ngaji di Kemenag juga, sempat mengisi khutbah juga,” jelasnya melalui potongan video yang diterima redaksi.

Bukan hanya itu saja, dijelaskan KH Marzuki Mustamar, kegiatan-kegiatan pengajian di Palembang terus rutin terjadwal di beberapa tempat, khususnya di daerah pinggiran. 

“Insyallah tanggal 19 pagi sudah di Lampung,” ujarnya.

2

Sosok kiai yang sederhana ini juga menyampaikan harapannya terkait muktamar. Siapapun Rais maupun ketua umum yang terpilih, dirinya mengharapkan untuk tetap merawat dan menggelorakan kegiatan pengajian-pengajian, khususnya di luar Jawa maupun daerah terluar atau perbatasan.

Menurutnya, hal ini juga sebagai bagian dari merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan membentengi Aswaja. 

“Sekali lagi siapapun yang terpilih, semoga diberikan Allah kekuatan untuk terus membentengi NKRI,” tukasnya.

Sementara itu, dua calon Ketua Umum PBNU lainnya, tak banyak terdengar dinamika kegiatan jelang muktamar. Hanya saja, sempat beredar di media sosial susunan struktur pemenangan dari kubu KH Said Aqil untuk Muktamar ke 34.

Dalam susunan tersebut, terdapat 32 penasehat yang mana salah satu nama yang terdaftar menarik perhatian. Nama tersebut yakni Khofifah Indar Parawansa yang merupakan nama Gubernur Jawa Timur. Selain itu, juga terdapat susunan pengurus mulai dari Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, Ketua, Sekretaris Umum, Wakil Sekretaris Umum, Bendahara dan Wakil Bendahara Umum.

Sedangkan kubu KH Yahya Cholil Staquf yang mengklaim mendapatkan dukungan dari berbagai dari PWNU, juga tak banyak terekspos kegiatan jelang muktamar. Hanya saja, beberapa waktu lalu, ia sempat mengunjungi ulama Sulsel, Habib Syekh Sayyid Abd Rahim Assegaf atau yang akrab disapa Puang Makka.



Anggara Sudiongko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kasus Suspek PMK Ditemukan di Enam Kecamatan Kebupaten Blitar

INDONESIAONLINE – Masyarakat Kabupaten Blitar diimbau untuk mewaspadai penyakit mulut dan kuku…

Fakta Terbaru Warga Singosari Terindikasi Omicron, Ternyata Pegawai BRI Kota Malang

JATIMTIMES – Kasus adanya pasien Covid-19 varian baru Omicron di Kabupaten Malang…