Ulah Joseph Suryadi Chat Hina Nabi, Terjadi saat Anggota Grup WA Saling Hujat

JATIMTIMES – Tersangka kasus dugaan ujaran kebencian terkait SARA, Joseph Suryadi, diketahui tergabung dalam sebuah grup WhatsApp. Polisi mengungkap Joseph diduga mengirim pesan berisi hinaan terhadap Nabi Muhammad SAW di tengah saling hujat antar anggota grup.

“Di grup (WhatsApp) itu memang sering hujat-menghujat,” kata Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Rovan Richard Mahenu. 

Sayang, Rovan tidak menjelaskan lebih lengkap soal grup WhatsApp tersebut. Dari tangkapan layar yang viral di media sosial, grup itu bernama ‘Kedai Kopi Indonesia’.

“(Grup) pertemanan saja,” ucap Rovan. 

Hingga kini, polisi masih terus mendalami isi percakapan di grup WhatsApp yang berisi Joseph itu. Polisi juga sedang mendalami awal mula percakapan di grup yang membuat Joseph mengirim chat berisi hinaan terhadap nabi.

Selain itu, polisi kini tengah mencari member lain yang terlibat dalam percakapan saling hujat itu. Sementara Joseph diketahui, sudah keluar dari grup tersebut.

Rovan mengatakan pihaknya belum mengetahui ada berapa member di grup WhatsApp itu. Joseph Suryadi juga disebutkan telah menghapus grup WhatsApp setelah keluar dari grup. 

“Sudah dihapus. Kita lagi cari anggota grup,” terang Rovan. 

Motif Joseph Suryadi kirim chat hina Nabi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyebut ada motif kebencian di balik Joseph mengirim chat berisi hinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

“Joseph Suryadi memposting tulisan dan foto di medsosnya yang terkait menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan antar-individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA dan/atau dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan permusuhan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan. 

Sebelumnya, Joseph sempat membuat alasan bahwa ponselnya hilang setelah ramai tagar #TangkapJosephSuryadi. Namun belakangan ia mengakui dirinya yang menyebarkan chat penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW itu melalui ponsel pribadinya. 

Polisi mengungkap Joseph berbohong soal ponselnya yang hilang agar terhindar dari jeratan hukum. Namun polisi memiliki bukti jejak digital Joseph yang tidak bisa ia bantah.



Desi Kris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kasus Suspek PMK Ditemukan di Enam Kecamatan Kebupaten Blitar

INDONESIAONLINE – Masyarakat Kabupaten Blitar diimbau untuk mewaspadai penyakit mulut dan kuku…

Fakta Terbaru Warga Singosari Terindikasi Omicron, Ternyata Pegawai BRI Kota Malang

JATIMTIMES – Kasus adanya pasien Covid-19 varian baru Omicron di Kabupaten Malang…