Pemdes Support Paguyuban Pedagang Pasar Tunggangri Galang Donasi Korban Erupsi Semeru

JATIMTIMES Paguyuban pedagang pasar Tunggangri, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung menggelar aksi galang dana untuk korban erupsi Semeru. Kegiatan ini berjalan kompak dengan didukung kelompok musik yang ditampilkan di perempatan lampu merah Desa Tunggangri, Selasa (21/12/2021) kemarin.

Pemerintah Desa Tunggangri, mendukung kegiatan ini dan memberikan apresiasi karena pasar yang berada di desa itu merupakan pusat kegiatan ekonomi masyarakat sekitar.

“Kami sebagai pemerintahan desa Tunggangri mengapresiasi dengan baik galang donasi untuk kemanusiaan in. Semoga membantu korban dampak erupsi yang masih banyak di pengungsian,” kata Sekretaris Desa Tunggangri M. Misbachul Khoiri, Rabu (22/12/2021).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan sejak pagi hingga sore ini, Paguyuban pedagang pasar berhasil mengumpulkan dana hingga sekitar 15 juta rupiah. “Penyumbangnya dari berbagai kalangan, mulai pedagang sendiri, pengguna jalan sampai masyarakat umum yang sedang berbelanja,” ujarnya.

Sementara itu, koordinator pelaksana yang juga ketua Paguyuban pedagang pasar Siswoyo mengatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan merupakan wujud kepedulian pada sesama.

“Kita lihat di berbagai media, dampak erupsi yang sangat berpengaruh pada kehidupan masyarakat di sana. Mereka belum semua bisa kembali ke rumah dan bahkan terjadi erupsi susulan, kita prihatin,” ucap Siswoyo. 

Dengan menggalang donasi, keprihatinan ini bukan hanya pada perasaan namun juga pada tindakan untuk meringankan penderitaan masyarakat di Lumajang.

“Kita akan salurkan bantuan ini sesuai kebutuhan mereka, semoga dapat membantu meringankan beban dan segera kondisi korban dapat segera diatasi,” ungkapnya.

Senada, Kepala Desa Tunggangri Sri Lailatin menuturkan, kegiatan positif dari para pedagang merupakan wujud sosial yang sangat baik. “Bermasyarakat itu hakikatnya berkeluarga. Jika ada yang mengalami musibah maka yang lainnya turut merasakan dan gotong royong membantu,” paparnya.

Selain memberikan apresiasi yang tinggi pada masyarakat khususnya pedagang di Pasar Tunggangri, Sri Lailatin juga meminta agar dilakukan komunikasi yang baik dengan calon penerima bantuan di lokasi bencana.

“Kita komunikasikan, apa yang dibutuhkan baru kita belanjakan dan kita kirim. Jangan sampai, kita memberikan bantuan namun sampai di sana justru bantuan itu kurang bermanfaat bagi korban,” imbuhnya.

Karena pasar Tunggangri berada di desanya, pihak pemdes siap membantu tenaga dan pikiran serta pengawalan bantuan yang melibatkan perangkat desanya untuk mengirimkan barang yang rencananya akan di jadwalkan dalam waktu dekat ini.



Anang Basso

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kasus Suspek PMK Ditemukan di Enam Kecamatan Kebupaten Blitar

INDONESIAONLINE – Masyarakat Kabupaten Blitar diimbau untuk mewaspadai penyakit mulut dan kuku…

Fakta Terbaru Warga Singosari Terindikasi Omicron, Ternyata Pegawai BRI Kota Malang

JATIMTIMES – Kasus adanya pasien Covid-19 varian baru Omicron di Kabupaten Malang…