19 Hari Razia, Polisi Berhasil Sita 168 Motor Berknalpot Brong di Jombang

Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat saat melihat barang bukti kendaraan berknalpot brong di kantor Satlantas Polres Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

JATIMTIMES – Sebanyak 168 sepeda motor dengan knalpot brong berhasil disita Satlantas Polres Jombang. Ratusan kendaraan berknalpot brong ini merupakan hasil razia petugas dalam kurun waktu 19 hari.

Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat mengatakan, pihaknya gencar melakukan sosialisasi larangan knalpot brong belakangan ini. Tidak hanya itu, petugas Satlantas juga diminta untuk merazia kendaraan yang kedapatan menggunakan knalpot brong di jalan.

“Sebelum melakukan penindakan kita sudah lakukan sosialisasi. Kita imbau agar masyarakat tidak menggunakan kendaraan yang tidak sesuai spek, khususnya di sini kendaraan menggunakan knalpot brong,” ujarnya saat melakukan jumpa pers di kantor Satlantas Polres Jombang, Rabu (29/12) sore.

Dikatakan Nurhidayat, pihaknya belakangan sering mendapatkan aduan masyarakat ihwal banyaknya kendaraan berknalpot brong yang melintas di jalan protokol. Oleh karena itu, ia menugaskan anggota untuk patroli di sejumlah titik jalan protokol.

Hasilnya, sebanyak 168 sepeda motor berknalpot brong berhasil diamankan dari razia di jalan-jalan protokol Jombang.

“Dari hasil 19 hari ini, anggota Satlantas Polres Jombang berhasil mengamankan sebanyak hampir 168 kendaraan bermotor dan kegiatan ini masih terus rutin ditingkatkan dan bukan operasi. Sanksinya kali ini dilakukan penyitaan dan penilangan,” ungkapnya.

Kendaraan yang terjaring razia itu dikenakan Pasal 285 ayat (1) jo Pasal 106 ayat 3 Undang Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sanksinya bisa dipidana kurungan penjara paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

“Harapan kami kepada masyarakat, bahwa bentuk kepedulian untuk menghormati masyarakat di jalan salah satunya adalah tidak membuat kebisingan suara. Karena menurut kami tertib berlalu lintas menjaga psikologi dan bila memakai knalpot brong itu membuat masyarakat menjadi kesal. Dan ini bisa menurunkan tingkat kecelakaan serta lainnya,” pungkasnya.



Adi Rosul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kasus Suspek PMK Ditemukan di Enam Kecamatan Kebupaten Blitar

INDONESIAONLINE – Masyarakat Kabupaten Blitar diimbau untuk mewaspadai penyakit mulut dan kuku…

Fakta Terbaru Warga Singosari Terindikasi Omicron, Ternyata Pegawai BRI Kota Malang

JATIMTIMES – Kasus adanya pasien Covid-19 varian baru Omicron di Kabupaten Malang…