Kanal YouTube Suara Rakyat Sebut Gunung Kelud akan Erupsi, Ini Fakta Sebenarnya

Kanal You Tube Suara Rakyat menyampaikan informasi erupsi Gunung Kelud.(Foto : Tangkapan layar)

JATIMTIMES – Ketenangan warga Blitar mendadak digemparkan dengan status siaga 1 Gunung Kelud. Kehebohan ini menyusul sebuah video yang dibagikan melalui kanal YouTube soal Gunung Kelud yang berstatus siaga 1. Video tersebut berjudul “Waspada Gunung Kelud Siaga 1” diunggah oleh kanal YouTube Suara Rakyat.

Dalam narasinya, kanal YouTube tersebut menyatakan bahwa  aktivitas  Gunung Kelud  saat ini mengalami peningkatan. Tak hanya itu, dalam video ini kanal You Tube Suara Rakyat juga menyampaikan keterangan dari mantan Kepala Kesbangpol-Linmas Kota Blitar Didik Hariyadi sebagai narasumber.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Bakesbangpol Kota Blitar Toto Robandiyo menegaskan bahwa informasi yang disampaikan Kanal YouTube itu tidak benar. Toto kembali menegaskan, bahwa Bakesbangpol Kota Blitar tidak pernah mengeluarkan statemen atau informasi terkait naiknya status Gunung Kelud.

Toto juga memastikan, informasi tentang kenaikan level kewaspadaan Gunung Kelud yang disampaikan Kanal YouTube Suara Rakyat adalah informasi hoaks.

“Kami terus mendapatkan update resmi terkait status Gunung Kelud. Dan sampai detik ini status Gunung Kelud masih normal aktif atau level satu,” kata Toto, Senin  (17/1/2022).

Pernyataan yang disampaikan Toto sama dengan informasi yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar. BPBD Kabupaten Blitar memastikan Gunung Kelud hingga saat ini masih berstatus Level 1 atau normal.



Aunur Rofiq

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kasus Suspek PMK Ditemukan di Enam Kecamatan Kebupaten Blitar

INDONESIAONLINE – Masyarakat Kabupaten Blitar diimbau untuk mewaspadai penyakit mulut dan kuku…

Fakta Terbaru Warga Singosari Terindikasi Omicron, Ternyata Pegawai BRI Kota Malang

JATIMTIMES – Kasus adanya pasien Covid-19 varian baru Omicron di Kabupaten Malang…