INDONESIAONLINE – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyelenggarakan apel dalam rangka memperingati Hari Bumi, Hari Keanekaragaman Hayati dan Hari Lingkungan Hidup, Kamis (2/6/2022) di Embung Gogoniti, Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Agenda ini dihadiri secara langsung oleh Bupati Blitar Rini Syarifah, asisten,staf ahli dan sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemkab Blitar.

Hari Bumi diperingati setiap 22 April  untuk menunjukkan dukungan bagi perlindungan lingkungan dan meningkatkan kesadaran serta apresiasi kepada bumi yang menjadi tempat tinggal mansusia.  Peringatan Hari Bumi di tahun 2022 mengusung tema ‘Nature in the Race to Zero’ atau alam dalam perlombaan menuju nol.

Baca Juga :
Pemkab Lamongan Jadikan Melon Tanaman Holtikultura Unggulan 

Sedangkan Hari Keanekaragaman Hayati diperingati setiap 22 Mei dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan masalah keanekaragaman hayati. Terakhir adalah Hari Lingkungan Hidup yang diperingati pada 5 Juni. Tahun ini peringatan Hari Lingkungan Hidup mengusung tema ‘Only One Earth’ (Sustainably in Harmony Nature) atau hanya satu bumi untuk masa depan.

‘’Agenda ini adalah bentuk keseriusan Pemkab Blitar berkontribusi dalam mencapai tujuan keadilan lingkungan hidup yang harmonis dan berkelanjutan. Serta meningkatkan kesadaran dan apresiasi pada bumi sebagai tempat tinggal manusia,’’ kata Kepala DLH Kabupaten Blitar, Achmad Cholik.

Dalam kesempatan ini, Cholik selaku Kepala DLH juga memberikan apresiasi kepada para pegiat lingkungan. Diantaranya sekolah adiwiyata, Desa/Kelurahan Berseri, Desa/Kelurahan Proklim, Penggerak Bank Sampah dan para pegiat lingkungan lainya.

‘’Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh pegiat lingkungan yang telah mencurahkan waktu dan segala sumber dayanya untuk berinvestasi pada planet bumi kita,’’ tukas Cholik.

Sebagai sebuah perwujudan Green Leadhership, dalam agenda ini Bupati Blitar bersama DLH juga melakukan aksi nyata menuju lingkungan hidup sehat bagi seluruh warga. Aksi nyata tersebut diwujudkan dengan penanaman pohon durian, alpukat, tabebuya, ketepeng kencana,dan akar wangi. Dilakukan pula pelepas liaran burung dan penyebaran ikan endemik di embung Gogoniti.

‘’Kami berharap kegiatan ini dapat memantik serta menjadi bagian dari peran kolektif kita dalam mencapai tujuan berkelanjutan dalam harmoni dengan alam,’’ tegas Achmad Cholik.

Kehadiran Bupati Blitar Rini Syarifah dalam agenda ini menjadi penyemangat bagi seluruh penggiat dan kader lingkungan untuk semakin berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan alam. Dalam sambutanya, Mak Rini menyampaikan sejumlah pesan. Diantaranya dirinya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Blitar untuk berperan aktif menjaga kebersihan air, keberlangsungan ekosisten sungai dan melestarikan satwa.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar juga mengajak masyarakat untuk ikut melestarikan tanaman endemik lokal, tanaman eksotis dan tanaman langka sebagai edukasi bagi generasi mendatang.

Baca Juga :
Lewat Bisik, MPM Unikama Diskusi Masalah Demokrasi

‘’Saya optimis dengan dukungan tersebut Kabupaten Blitar akan dapat melakukan inovasi demi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. Dan ketahanan iklim pulih bersama. Alam bersemi, ekonomi terjaga,’’ tandas Mak Rini.

Dalam agenda ini Bupati Blitar Mak Rini didampingi Kepala DLH Achmad Cholik juga menyerahkan secara langsung piala dan piagam penghargaan kepada pemenang lomba di bidang lingkungan hidup. Beberapa yang diserahkan diantaranya penyerahan Hadiah Lomba Bank Sampah Tahun 2022 dan  penyerahan penghargaan adiwiyata tingkat Kabupaten, Nasional dan Mandiri.

Agenda peringatan Hari Bumi, Hari Keanekaragaman Hayati dan Hari Lingkungan Hidup yang dipusatkan di Embung Gogoniti menjadi kebanggan tersendiri bagi Muspika dan warga Kecamatan Kesamben. Juga bagi warga Desa Kemirigede, agenda ini menjadi penambah motivasi untuk kedepan terus menjaga dan melestarikan alam.

Kepala Desa Kemirigede Hari Purnawan mengatakan, Desa Kemirigede memiliki sejumlah destinasi wisata. Diantarannya Hutan Pinus Gogoniti dan Embung Gogoniti. Dua tempat wisata ini sangat terawat. Salah satu kuncinya adalah tingginya kesadaran masyarakat dalam melestarikan dan menjaga alam.

‘’Kami dari pemerintah desa tak henti-hentinya untuk mengajak masyarakat menjaga dan melestarikan alam. Semoga digelarnya kegiatan apel hari ini di Embung Gogoniti dapat menjadi pendorong bagi masyarakat di desa kami dalam berkontribusi menjaga bumi dan melestarikan alam,’’ pungkas Hari.

You May Also Like

Gelar Lomba Kreasi Memasak, Cara Kreatif Koperasi Srikandi Sejahtera Angkat Telur Blitar

INDONESIAONLINE – Koperasi Srikandi Blitar Sejahtera menyelenggarakan lomba memasak olahan telur di…

Komisi A DPRD Surabaya: Rumah Padat Karya Pemkot Harus Parsial

JATIMTIMES – Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Solidaritas…

Pemkab Lamongan Jadikan Melon Tanaman Holtikultura Unggulan 

JATIMTIMES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menjadikan buah melon sebagai salah satu…

Sharing dengan Dispendukcapil Blitar, DPRD Kabupaten Malang Pelajari Inovasi Adminduk Lapak Sarah

INDONESIAONLINE – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malang melaksanakan kunjungan…