Dekan Fakultas Humaniora UIN Malang Kuak Pentingnya Peran Penerjemah

INDONESIAONLINE – Penerjemahan memiliki peran penting dalam peradaban umat manusia. Hal ini dapat terlihat dalam sejarah perkembangan peradaban Arab-Islam dan peradaban Barat di berbagai belahan dunia. 

Dr H M Faisol Fatawi MAg, dekan Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki Malang, yang menjadi pemateri dalam Kuliah Pakar bidang Penerjemahan, membenarkan hal tersebut. 

Dalam Kuliah Pakar bidang Penerjemahan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) beberapa waktu lalu ini, Faisol menyampaikan bahwa penerjemah menjadi kunci dalam melakukan transfer pengetahuan. 

Peran dan tugas seorang penerjemah tidak hanya sebagai pengganti teks, namun juga penyampai informasi ke dalam bahasa sasaran yang paling sesuai. Sebab, dalam proses komunikasi dengan berbagai daerah, bahasa terkadang menjadi sebuah kendala komunikasi. 

1

Maka dari itu, peran seorang penerjemah dibutuhkan untuk menjadi jembatan penghubung komunikasi bahasa tersebut. “Ini menjadi kunci pembuka untuk melakukan transfer pengetahuan dalam sebuah peradaban pada setiap zaman,” terang Faisol, yang juga pegiat literasi Kota Malang ini.

Kebutuhan tenaga penerjemah saat ini telah masuk pada berbagai aspek kehidupan, terlebih lagi pada hal yang yang berkaitan dengan dunia digital. Objek penerjemah saat ini tidak hanya terbatas pada kitab-kitab, namun juga merambah berbagai bidang, lebih sepesifik pada bidang akademik dan industri.

Saat ini, di tengah kemajuan teknologi, penerjemah menjadi sebuah profesi yang banyak dibutuhkan. Hal ini juga menjadi  sesuatu kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Karena itulah, peluang menjadi seorang penerjemah saat ini sangatlah terbuka lebar.

Karena itu, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dengan disiplin ilmu yang dipelajari memiliki peluang untuk sukses melalui dunia terjemahan. Banyak perusahaan saat ini membutuhkan jasa penerjemah. 

“Dalam menjalankan aktivitas perusahaannya, banyak perusahaan yang mencari penerjemah. Ini menjadi jembatan bagi mereka untuk berkomunikasi dengan bahasa lainnya,” pungkas pria yang telah banyak menerjemahkan buku dari bahasa Arab ke bahasa Indonesia ini.

You May Also Like

Penerima Beasiswa Banyu Urip 2022 Dilatih Kepemimpinan dan Karir

INDONESIAONLINE – ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bermitra dengan Forum Taman Bacaan Masyarakat…

Wali Murid SDN 1 Bungur Ceritakan Sosok Guru Terbaik di Sekolah: Tak Urus Soal Polemik Rebutan Kelas

INDONESIAONLINE – Seperti suasana sekolah lainnya, di SD Negeri Bungur 1, Kecamatan…