Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak, Psikolog RSI Unisma Kuak Pentingnya Kesehatan Mental Seorang Ibu

INDONESIAONLINE – Pada masa tumbuh kembang anak, khususnya pada 1.000 hari pertama kehidupan, rentan adanya hal-hal yang menggangu tumbuh kembang anak. Untuk itu, peran ibu dalam tumbuhan kembang anak pada 1000 hari pertama kehidupan sangatlah vital. 

“Sejak mulai dalam kandungan sampai anak usia 2 tahun peran ibu luar biasa, terutama peran fisik dan mentalnya,” ungkap Amelia A Daeng, Psikolog Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma.

Untuk itu, dijelaskan Amelia, manakala fisik dan utamanya mental terganggu, tentu hal tersebut sudah pasti akan turut mempengaruhi dalam tumbuh kembang anak. Sehingga, apabila seorang ibu mengalami gangguan tersebut, tentunya harus segera melakukan langkah-langkah solutif untuk membuat kesehatan mental terjaga. 

Lebih lanjut, menurut WHO, kesehatan mental seseorang juga diikuti dengan kesehatan fisik. Selain itu, ciri lainnya adalah mereka bisa merasakan kebahagiaan dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya serta tumbuh dan berkembang secara positif.

Namun jika itu dikaitkan dengan kesehatan mental seorang ibu, maka cirinya adalah ibu tersebut sebelum masa kehamilan melakukan persiapan diri, baik fisik dan hal lainnya. Bahkan, ketika berhubungan suami istri, dimana dalam Islam terdapat amalan-amalan baik, hal itu juga diterapkan oleh ibu tersebut.

Selain itu, bilamana seorang ibu itu hamil, kesehatan mentalnya terlihat ketika ia dapat menjaga atau meminimalisir kemungkinan-kemungkinan atau hal buruk yang bisa terjadi dan menganggu kehamilannya.

“Memang saat orang hamil ada penyesuaian hormon, jadi gampang emosi, depresi, cemas dan stres. Nah masalah ini bisa diantisipasi lebih dulu (oleh seorang ibu yang memiliki mental yang sehat),” tuturnya.

Ketika mengalami gangguan kesehatan mental, biasanya merek kurang bisa mengendalikan emosi, maka bisa saja anak terkena imbasnya, seluruh amarah mungkin saja justru terlampiaskan pada anak. Sedang pada seorang anak, akan terus menyimpan memori masa kecil dalam otaknya hingga dewasa, sehingga perilaku ibu saat mengalami gangguan kesehatan mental, memengaruhi perkembangan anak di masa depan.

Dan ketika berbicara happines for mother, tentu keterlibatan seorang suami menjadi penting untuk mendukung kesehatan mental seorang ibu. Menciptakan lingkungan rumah, serta atmosfer yang menyenangkan dalam rumah tangga tentu menjadi sebuah keharusan untuk tetap menjaga kesehatan mental seorang ibu.

“Kesehatan mental ibu ini tidak hanya pada si ibu saja, tapi juga pada kesehatan di rumah membawa pengaruh pada si ibu,” jelasnya.

Gangguan mental pada seorang ibu, banyak ditemukan pada kondisi kehamilan pertama. Gangguan tersebut, dijelaskan Amelia karena memang belum adanya kesiapan dari seorang ibu, termasuk juga lingkungan yang juga berpengaruh dalam kesehatan mental seorang ibu.

“Hal itu ya kadang juga karena masih pengantin baru, ada juga hubungan dengan suami yang masih kurang harmonis, bahkan hingga masalah finansial dan sosial lainnya,” terangnya.

 

You May Also Like

Warga Kota Kediri 50 ke Atas Mulai Dapat Jatah Vaksin Booster

JATIMTIMES – Pemandangan tak biasa, tampak di lobby RSUD Kilisuci Kota Kediri,…

11.779 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Malang Tunggu Vaksinasi Dosis Booster Kedua

INDONESIAONLINE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) masih terus…