Desa Gandekan Sukses Gelar Turnamen Sepakbola Ganesa Cup, Ajang Pembinaan Pemain Muda dan Geliatkan Ekonomi Rakyat

 

INDONESIAONLINE-Semarak HUT ke-77 Republik Indonesia di Kabupaten Blitar tahun ini benar-benar terasa hingga pelosok pedesaan. Seperti di Desa Gandekan Kecamatan Wonodadi, untuk memeriahkan bulan kemerdekaan desa setempat sukses menyelenggarakan Turnamen Sepakbola Ganesa Cup  II memperebutkan Piala Kemerdekaan.

Informasi yang dihimpun INDONESIAONLINE, selain untuk memeriahkan HUT ke-77 RI, turnamen sepakbola ini juga dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Blitar ke-698. Turnamen sepakbola Ganesa Cup edisi tahun ini diikuti 32 tim dari Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Kediri dan sekitarnya. Turnamen ini dilaksanakan selama 30 hari dan sukses menyedot perhatian serta animo penggila bola dari wilayah eks Karesidenan Kediri.

Ya, bagi warga Kabupaten  Blitar, sepakbola adalah olahraga yang paling banyak digemari. Begitupun dengan warga Desa Gandekan, masyarakatnya dikenal sangat gila bola. Kecintaan terhadap sepakbola salah satunya diwujudkan dengan menyelenggarakan turnamen Ganesa Cup ini.

“Kami dari aparatur pemerintah di tingkat kecamatan sangat mendukung terselenggaranya turnamen sepakbola Ganesa Cup ini. Kompetisi ini diinisiatori oleh Karang Taruna Desa Gandekan dan Ganesa FC,” kata Camat Wonodadi, Tunggul Adi Wibowo, Senin (19/9/2022).

Turnamen sepakbola Ganesa Cup yang digelar kali ini mendapat dukungan dari donatur dan sponsor lokal. Dukungan juga diberikan oleh Muspika Kecamatan Wonodadi, pemerintah desa dan organisasi kepemudaan. Seluruh elemen bergotong-royong untuk menyukseskan turnamen ini.

“Seluruh elemen secara sukarela bersinergi dan bergotong royong demi kesuksesan turnamen ini. Karena ini adalah kompetisi lokal sebagai ajang pembinaan pemain muda dan memberikan dampak perekonomian bagi masyarakat. Selaku camat, saya mengharapkan agar kompetisi ini bisa kembali digelar di tahun-tahun mendatang, dan semoga nanti dari turnamen ini bisa lahir bibit pemain berkualitas dan profesional,” tukas Tunggul.

Digelar selama satu bulan penuh, suksesnya pelaksanaan turnamen Ganesa Cup II di Desa Gandekan juga berdampak terhadap perekonomian desa. Dampak ekonomi dirasakan bukan hanya bagi Desa Gandekan, tapi Kecamatan Wonodadi secara keseluruhan.

“Perputaran ekonomi desa sangat luar biasa, dampaknya benar-benar dirasakan. Selama 30 hari kompetisi berjalan  bisa meningkatkan roda ekonomi mulai dari pedagang kecil hingga UMKM. Dampak luar biasa ini juga tak lepas dari promosi melalui media sosial Tik Tok dan You Tube,” pungkasnya.(Adv/Kmf)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Sukses Gelar Kejurda Robotik, Kabupaten Blitar Dapat Pujian dari Pemprov Jatim

    INDONESIAONLINE-Revolusi Industri 4.0 direspon dengan inovasi dan kreatifitas oleh Kabupaten…

Sinopsis Ikatan Cinta RCTI 1 Juli 2022, Andin Sedih karena Merasa Reyna Menjahuinya hingga Jatuh Pingsan

AYOJAKARTA.COM – Sinetron Ikatan cinta masih menjadi tontonan favorit bagi pemirsa di…