Penyair Wanita yang Dipuji Rasulullah, Siapakah Dia?

by -25 views
Penyair Wanita yang Dipuji Rasulullah, Siapakah Dia?

INDONESIATIMES – Sosok wanita acap kali dipandang sebelah mata. Padahal, wanita telah dijunjung tinggi sejak zaman Rasulullah SAW.

Salah satu yang cukup menyita perhatian Rasulullah SAW yakni Al Khansa binti Amru. Seorang perempuan terkemuka yang tercatat dalam sejarah Islam.

Siapakah dia, hingga menjadi salah satu yang tercatat dalam sejarah Islam? Bahkan menjadi salah satu yang dipuji oleh Rasulullah SAW.

Al Khansa binti Amru merupakan seorang penyair besar di dunia Islam. Syair- syair yang dibuatnya mampu menyentuh hati melalui kata-katanya yang bermakna dalam dan romantis.

Karya yang ia tulis mengisahkan bentuk cinta dan kasih sayang tulus untuk orang terkasih. Salah satu yang cukup terkenal yakni syair duka cita. Di mana, itu dibuat kala saudaranya, Shakr, meninggal dunia semasa era Jahiliyah. Saat itu, ia meratapi kepergian saudaranya dengan lantunan syair menyedihkan.

Baca:  Wali Allah yang Miliki Karomah Bisa Kembalikan Kapal yang Tenggelam

Peristiwa itu pula yang menjadi titik balik Al Khansa. Kala itu, ia mendatangi Nabi Muhammad SAW bersama kaumnya, Bani Salim, dan menyatakan keislamannya.

Usai memeluk Islam, syair Al Khansa pun lebih banyak berisi tentang ketaatan seorang hamba kepada Tuhan. Karya ini bahkan mendapatkan pujian dan pengakuan dari Nabi Muhammad SAW.

Sebuah hadist meriwayatkan ketika Adi bin Hatim datang kepada Nabi Muhammad SAW dan berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya di tengah-tengah kami ada orang yang paling ahli dalam syair, ada juga orang yang paling dermawan, dan orang yang paling ahli dalam menunggang kuda.”

Kemudian Nabi bertanya, “Siapakah mereka?”. Adi bin Hatim menjawab, “Adapun orang yang paling ahli bersyair adalah al-Qais bin Hajar, sedangkan yang paling dermawan adalah Hatim bin Sa’ad (yakni bapaknya Adi), dan yang paling ahli dalam berkuda adalah Amru bin Ma’ad Yakrab.”

Baca:  Agama Baru Bermunculan, Terinspirasi Alien, Novel, IT dan Film

Rasulullah membantah, “Tidak benar apa yang kamu katakan wahai Adi. Adapun orang yang paling ahli dalam syair adalah Al-Khansa binti Amru, sedangkan orang yang paling dermawan adalah Muhammad (yakni pribadi beliau) dan orang yang paling ahli dalam berkuda adalah Ali bin Abi Thalib.”

Ketaatan Al Khansa sebagai seorang muslim juga ia tanamkan kepada anak-anaknya. Ia diketahui memiliki empat anak laki-laki dari pernikahannya dengan Rawahah bin Abdul Aziz as Sulami.

Selayaknya seorang ibu pada umumnya, ia amat mencintai anak-anaknya. Namun Al Khansa juga tegar dan ikhlas merelakan putra-putranya bergabung dalam pasukan umat muslim berperang membela Rasulullah SAW.

Kala itu, anak-anaknya yang berperang gugur di medan perang. Namun, keimanan Al Khansa tidak goyah. Ia mengikhlaskan kepergian anak-anaknya dan berkata bahwa anak hanyalah titipan dari Allah SWT.

Baca:  Tata Cara dan Adab Ucapkan Salam dan Membalasnya Dalam Islam

Sikap keislaman Al Khansa ini, menjadi lambang keberanian, kebesaran jiwa, dan kemuliaan bagi sosok wanita muslimah yang patut untuk diteladani.

 

acf/dn