INDONESIAONLINE – Momen perayaan kemenangan lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah di Asian Games 2026 sempat diwarnai insiden: bendera Merah Putih yang dibawa ke podium diambil panitia.
Rahmat Erwin berhasil merebut medali emas angkat besi kelas 75 kilogram putra pada Asian Games 2026 di Nagoya City Trade, Jepang, Sabtu (26/9). Seusai seremoni penyerahan medali, seorang ofisial Indonesia terlihat memberikan bendera Merah Putih kepada Rahmat yang berada di atas podium. Namun, tak lama berselang, seorang panitia mengambil bendera tersebut.
Peristiwa serupa ternyata juga terjadi sesaat setelah Rahmat memastikan diri meraih medali emas. Ketika itu, bendera Merah Putih yang diberikan kepadanya juga sempat diminta panitia pertandingan.
Perwakilan NOC Indonesia yang berada di lokasi menjelaskan bahwa bendera tersebut sebenarnya diberikan terlalu cepat. Saat itu Rahmat baru menyelesaikan dua percobaan clean and jerk.
Meski posisi Rahmat sudah dipastikan sebagai peraih medali emas, lifter Indonesia tersebut masih memiliki kesempatan melakukan satu percobaan lagi. Pada akhirnya, Rahmat memilih tidak mengambil percobaan ketiga.
Pengambilan bendera tersebut bukan karena adanya perlakuan diskriminatif terhadap Indonesia. Panitia menjalankan regulasi Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) yang melarang atlet membawa bendera atau benda lain ke atas podium selama prosesi penyerahan medali.
Ketentuan itu tercantum dalam Pasal 6.9 mengenai Victory Ceremony. Dalam aturan tersebut, para peraih medali diwajibkan mengikuti tata cara seremoni dan tidak diperbolehkan membawa bendera maupun benda lainnya ke atas panggung.
Aturan IWF juga melarang peserta seremoni menggunakan momen tersebut untuk demonstrasi yang berkaitan dengan politik, ras, maupun agama.
Regulasi tersebut diberlakukan IWF sejak 2023. Kebijakan itu muncul setelah insiden pada Kejuaraan Eropa pada Mei 2023, ketika terdapat atlet peraih medali yang membakar bendera. IWF kemudian memperketat aturan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Dalam prosesi seremoni, federasi hanya memperbolehkan penggunaan bendera layar. Jadi, karena aturan tersebut, panitia mengambil bendera Merah Putih yang diberikan kepada Rahmat Erwin saat seremoni kemenangan. (hsa/hel)
