Maksimalkan transaksi digital, LinkAja gandeng Pemprov Bengkulu

by -26 views
Maksimalkan transaksi digital, LinkAja gandeng Pemprov Bengkulu

ILUSTRASI. Penggunaan aplikasi LinkAja.

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Herlina Kartika Dewi

Indonesiaonline.co.id – JAKARTA. LinkAja bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mengembangkan perekonomian daerah Provinsi Bengkulu. Hal tersebut dilakukan melalui pemanfaatan inovasi pembayaran digital khususnya untuk pengembangan Desa Wisata dengan pembayaran menggunakan teknologi Indonesian Standard Quick Response Code (QRIS).

Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja mengungkapkan kolaborasi ini merupakan komitmen LinkAja untuk dapat memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia terkait layanan keuangan digital, khususnya di daerah yang belum memaksimalkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

“Kolaborasi strategis yang kami lakukan dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu diharapkan dapat mempercepat tujuan kami dalam memperluas pengembangan ekosistem digital khususnya di Provinsi Bengkulu dan mendorong terwujudnya keuangan inklusif bagi seluruh masyarakat daerah,” ujar Haryati seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (9/9). 4).

Baca:  OJK bekukan kegiatan usaha Panen Arta Indonesia Multifinance

Ia menambahkan, dalam kerja sama ini pihaknya ingin turut serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya transaksi digital untuk peningkatan perekonomian baik bagi Pemerintah Provinsi maupun bagi masyarakat luas.

Baca juga: Semakin banyak pedagang dompet digital yang menerapkan QRIS

“Kedepannya LinkAja akan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan UMKM untuk memperluas pembentukan ekosistem digital khususnya segmen pariwisata di Provinsi Bengkulu,” tambah Haryati.

Gubernur Bengkulu H. Rohidin Mersyah pun menyambut baik kerja sama ini. Ia berharap hal ini dapat membantu pemerintah dalam mengurangi penyebaran COVID-19 di Provinsi Bengkulu dengan menerapkan transaksi nontunai dan transaksi online dari dalam negeri di berbagai ekosistem ekonomi digital milik LinkAja.

Baca:  Di tengah pandemi, pendapatan premi masih bertumbuh 18,9%, ini strategi BCA Life

“Kami optimis digitalisasi ini dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pendapatan daerah karena semua transaksi dapat terpantau secara real time sehingga berdampak positif bagi kualitas hidup masyarakat Provinsi Bengkulu.” Kata Rohidin.

Masyarakat Bengkulu dapat menikmati berbagai layanan dan produk LinkAja yang telah hadir di lebih dari 21.000 merchant seperti retail modern dan merchant lokal Puncak Bengkulu Supermarket, El – Jhon Shop, Syarah Bakery, Fitria Pempek, Caffee Tik Tok, Warung Lala, dan Pentol Nona.

Selain itu LinkAja juga dapat digunakan di berbagai lokasi wisata di Bengkulu seperti Benteng Malborough dan rumah pengasingan Bung Karno.

Bagi masyarakat yang ingin berdonasi secara digital, LinkAja juga memiliki ekosistem donasi di berbagai masjid di Bengkulu dan bekerjasama dengan Bengkulu Peduli Bencana, dan Baznaz.

Baca:  Kurs dollar-rupiah di BNI hari ini Selasa 6 April, intip sebelum tukar valas



Komentar