Penerbitan obligasi perbankan tahun ini akan lebih baik

by -15 views
Penerbitan obligasi perbankan tahun ini akan lebih baik

ILUSTRASI. Kantor PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). KONTAN / Daniel Prabowo.

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Herlina Kartika Dewi

Indonesiaonline.co.id – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memproyeksikan penerbitan obligasi oleh perbankan akan lebih baik. Optimisme tersebut muncul karena melihat kondisi ekonomi yang mulai membaik.

Berdasarkan data Pefindo, penerbitan surat utang dari sektor perbankan mencapai Rp 576 miliar. Obligasi yang diterbitkan perbankan dari kelompok BUMN berupa sekuritisasi.

Analis Divisi Pemeringkatan Jasa Keuangan Pefindo, Danan Dito mengungkapkan, membaiknya kondisi makro ekonomi memicu kuatnya konsumsi dan kepercayaan ekonomi. Dengan begitu, dia melihat pertumbuhan kredit perbankan bisa tumbuh sekitar 7% – 8% tahun ini.

“Namun, ada yang bisa menghambat penerbitan surat utang, yakni besarnya likuiditas bank. Pasalnya, pertumbuhan dana pihak ketiga cukup tinggi saat pandemi, terutama saat kontrak kredit,” kata Dito kepada Kontan.co. .id, Selasa (4/5).

Baca:  Pegadaian ramal bisnis gadai emas akan tetap tumbuh subur pada tahun ini

Baca juga: Tingkat pembiayaan multiguna multifungsi masih tersendat

Dito mengatakan tahun ini secara keseluruhan, PEFINDO memproyeksikan penerbitan surat utang mencapai Rp 120 triliun. Angka ini lebih tinggi dari pencapaian tahun lalu sebesar Rp. 96 triliun.

Per 15 April 2021, Pefindo telah mendapatkan mandat penerbitan surat utang dari tiga perusahaan di sektor perbankan. Nilai total amanat ini adalah Rp 2,4 triliun.



Komentar