Indomobil Finance Indonesia (IMFI) memperoleh pinjaman sindikasi sebesar US$ 270 juta

by -26 views
Indomobil Finance Indonesia (IMFI) memperoleh pinjaman sindikasi sebesar US$ 270 juta

ILUSTRASI. Indomobil Finance Indonesia. KONTAN / Cheppy A. Muchlis / 24/11/08

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Handoyo.

Indonesiaonline.co.id – JAKARTA. PT Indomobil Finance Indonesia (IMFI) untuk kesebelas kalinya memperoleh pinjaman sindikasi dari berbagai bank yang berdomisili di luar negeri dan dalam negeri. Pada 4 Mei 2021, IMFI menandatangani pinjaman sindikasi senilai US $ 270 juta dengan 12 bank dari 7 negara, yaitu Singapura, Malaysia, Korea, Jepang, Taiwan, China, dan Indonesia.

Total pinjaman yang diperoleh dari pinjaman sindikasi pertama hingga sindikasi kesepuluh adalah sebesar US $ 1,87 miliar. Per 31 Maret 2021, total pinjaman sindikasi yang telah dilunasi mencapai US $ 1,43 miliar atau sekitar 76,25% dari total pinjaman.

Institusi yang berpartisipasi dalam sindikasi ini adalah Bank of China (Hong Kong) Limited, Bank of China (Hong Kong) Limited Jakarta Branch, CTBC Bank Co., Ltd., DBS Bank Ltd, Oversea-Chinese Banking Corporation Limited. , RHB Bank Berhad, The Korea Development Bank, Cabang Singapura.

Baca:  Tolak restrukturisasi Jiwasraya, pensiunan BUMN ingin berdialog dengan Erick Thohir

Selain itu ada PT Bank BTPN Tbk, PT Bank CTBC Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Cabang Singapura, PT Bank Mizuho Indonesia, dan PT Bank UOB Indonesia.

Untuk mendukung terlaksananya kegiatan pendanaan ini, IMFI menunjuk Sumitomo Mitsui Banking Corporation Singapore Branch / PT Bank BTPN Tbk, Bank of China (Hong Kong) Limited, DBS Bank Ltd., The Korea Development Bank, Singapore Branch, Mizuho Bank Ltd., Oversea- Chinese Banking Corporation Limited.

Baca juga: Kinerja pembiayaan multifinance masih terkontraksi

Selain itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Singapore Branch, PT Bank Mizuho Indonesia, PT Bank UOB Indonesia dan RHB Bank Berhad sebagai Mandated Lead Arrangers and Bookrunners. Sedangkan yang bertindak sebagai Agen Fasilitas dan Agen Sekuitas masing-masing adalah PT Bank DBS Indonesia dan PT Bank BTPN Tbk.

Baca:  Langkah Praktis Agar Gaji Bertahan Lebih Lama

“Dana yang diperoleh dari pinjaman sindikasi ini akan digunakan selama 1 (satu) tahun ke depan untuk mendukung bisnis pembiayaan Perseroan. IMFI juga akan melakukan kegiatan lindung nilai (lindung nilai) untuk pinjaman sindikasi guna memitigasi risiko fluktuasi nilai tukar dan suku bunga, ”kata Gunawan, Wakil Ketua Dewan Pengurus dalam siaran pers, Selasa (4/5).

Sebagai gambaran, IMFI merupakan anak perusahaan PT Indomobil Multi Jasa, Tbk (IMJ) yang merupakan bagian dari Indomobil Group. IMJ didirikan pada tahun 2004 dan tampil penawaran umum perdana (IPO) pada 2013.

IMJ merupakan perusahaan induk dari beberapa perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan, persewaan, logistik, bengkel, dan pendidikan. IMFI sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan multiguna, modal kerja dan jasa investasi yang memberikan pembiayaan untuk kendaraan roda dua, roda empat, truk, alat berat, properti dan pembiayaan mikro.

Baca:  Holding BUMN ultra mikro kantongi restu dari OJK dan KSSK

Pada tanggal 31 Desember 2020, total aset IMFI adalah sebesar Rp. 13,5 triliun dengan laba tahun berjalan Rp. 70 miliar. Hingga saat ini, IMFI telah berhasil membangun 242 titik layanan di Indonesia dan bekerja sama dengan lebih dari 2.000 dealer yang tersebar di seluruh Indonesia.



Komentar