Multifinance banyak bermain di pembiayaan kendaraan

by -30 views
Multifinance banyak bermain di pembiayaan kendaraan

ILUSTRASI. Pekerja merawat mobil bekas di showroom di Tangerang Selatan, Selasa (4/5). ./pho KONTAN / Carolus Agus Waluyo / 04/05/2021.

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

Indonesiaonline.co.id – JAKARTA. Berbagai lembaga keuangan semakin banyak memberikan produk pembiayaan kepada konsumen. Selain bank, ada juga itu multifinance, fintech lending ke koperasi.

Dibandingkan dengan sektor jasa keuangan lainnya, multi sudah dikenal sebagai perusahaan penyedia pembiayaan kendaraan. Dengan jaringan dealer yang kuat di seluruh Indonesia, multi telah menguasai pembiayaan kendaraan di dalam negeri.

“Kami sudah memberikan pembiayaan untuk mobil dan motor. Kerja sama dengan diler juga sudah lebih lama,” kata Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno, Selasa (4/5).

Baca:  Intip kurs dollar rupiah di Bank Mandiri, jelang tengah hari ini Kamis 29 April 2021

Baca juga: Indomobil Finance Indonesia (IMFI) memperoleh pinjaman sindikasi sebesar US $ 270 juta

Menurut Suwandi, perbankan kurang berminat masuk ke pembiayaan kendaraan karena tidak fokus di ritel. Apalagi, ada reputasi risiko yang harus ditanggung bank jika nasabah tidak membayar kredit karena bank mengelola dana masyarakat.

Jika tidak, multi lebih banyak menyediakan pembiayaan untuk retail atau perorangan. Dengan menyasar segmen ini, perseroan juga menyediakan kolektor bersertifikat.

Namun, menurutnya bunga kredit yang diberikan bank lebih murah dari pada multi. Bagaimanapun bunga diberikan multi lebih kompetitif dibandingkan lembaga keuangan lainnya. “Kemungkinan bunga koperasi lebih mahal dari multi. Bahkan fintech, bisa lebih mahal lagi, ”imbuhnya.

Baca:  Jiwasraya kantongi pendapatan Rp 1,94 triliun di 2020

Namun, dia tidak mengungkapkan rata-rata suku bunga dan tenor pinjaman multi. Yang jelas, setiap perusahaan memberikan bunga pinjaman yang beragam.



Komentar