Jumlah pengelola dana pensiun kian menyusut, ini penyebabnya

by -25 views
Jumlah pengelola dana pensiun kian menyusut, ini penyebabnya

ILUSTRASI. Ilustrasi dana pensiun. KONTAN / Muradi / 2017/01/05

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tendi Mahadi

Indonesiaonline.co.id – JAKARTA. Jumlah pemain dana pensiun terus menurun. Merujuk data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Maret 2021, hanya terdapat 214 pelaku usaha di dana pensiun. Sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya tercatat sebanyak 219 pelaku.

Direktur Eksekutif Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Bambang Sri Muljadi membenarkan hal tersebut. Hal ini menurutnya karena para pendiri sedang mengalami kesulitan keuangan sehingga sulit untuk menambah iuran tambahan, bahkan iuran normal untuk Dana Pensiun kecil.

“Tren ke depan akan menurun, terutama dana pensiun dengan program manfaat pasti, selain membubarkan sebagian dana pensiun yang akan dikonversikan menjadi iuran pasti,” kata Bambang kepada Kontan.co.id, Selasa (4/5).

Baca:  Prospek positif, PPA kantongi peringkat idA dari Pefindo

Baca juga: Bisnis asuransi jiwa mulai menggeliat di awal tahun ini

Ia mengatakan, meski kecil, aset dana pensiun harus tumbuh, laba atas investasi Hingga kuartal I 2021 masih di atas 1,5% untuk rata-rata industri. Sedangkan rata-rata target return hingga akhir tahun 2021 berkisar 7% hingga 8% untuk industri, namun, kata Bambang, ada sebagian dana pensiun yang berada di bawah dan ada pula yang di atas. pengaruh.

Sementara itu, kata Bambang, pertumbuhan dana kelolaan untuk program pensiun manfaat pasti atau PPMP relatif kecil karena rasio peserta pasif (pensiunan) jauh lebih tinggi dibandingkan peserta aktif (pegawai yang memberikan iuran).

“Strategi investasi tahun ini masih berorientasi pada kewajiban (kewajiban didorong) agar tidak missmacth dengan kewajiban likuiditasnya. Artinya komposisi investasi dana pensiun tidak banyak berubah, ”tambah Bambang.

Baca:  DBS Indonesia pimpin kredit sindikasi US$ 625 juta untuk smelter Halmahera Persada



Komentar