Asabri beri santunan Rp 572,9 juta kepada keluarga Mayjen I Gusti Putu Danny

by -24 views
Asabri beri santunan Rp 572,9 juta kepada keluarga Mayjen I Gusti Putu Danny

ILUSTRASI. Layanan pelanggan Asabri.

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Herlina Kartika Dewi

Indonesiaonline.co.id – JAKARTA. PT Asabri (Persero) menyerahkan santunan Risiko Kematian Khusus (RSKK) Rp 450 juta, beasiswa Rp 60 juta dan Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA) Rp 62,9 juta kepada ahli waris almarhum Mayjen TNI Anumerta I Gusti Putu Danny Karya Nugraha, Kepala Badan Intelijen Nasional Daerah (BIN) Papua, yang tewas saat terlibat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah PP 54 Tahun 2020 tentang Jaminan Sosial bagi Prajurit TNI, Anggota POLRI dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Kepolisian Republik Indonesia.

Baca:  Soal larangan mudik lebaran 2021, ini rencana bos Asuransi Astra Buana

Penyerahan Santunan RSKK tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Asabri Wahyu Suparyono didampingi oleh Komisaris Utama Asabri Fary Djemi Francis dan disaksikan oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Sekretaris I BIN, Brigjen TNI A. Adipati Karnawidjaja, Istimewa Petugas Kopasus Kolonel. Inf. Monang Haris dan Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Elmamber P. Sinaga beserta jajarannya.

Santunan RSKK diterima langsung oleh ahli waris Maria Carolina, istri Mayjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha pada 4 Mei 2021.

Baca juga: Begini cara mendapatkan subsidi uang muka rumah Rp 32,4 juta dari pemerintah

Direktur Utama Asabri Wahyu Suparyono mengatakan, prajurit aktif yang menjalankan tugasnya dan meninggal dunia akibat kontak fisik dengan senjata akan mendapat Jaminan Kecelakaan Kerja dan Manfaat Jaminan Hari Tua. “Asabri merupakan badan usaha milik negara yang mendapat amanah mengurus asuransi bagi prajurit TNI, anggota Polri dan ASN Kemhan / Polri,” ujarnya dalam rilis resmi yang diterima Kontan.co.id, Rabu (5/5). ).

Baca:  Catat! 2022, kartu ATM magnetic stripe hanya untuk tabungan maksimal Rp 5 juta

Komisaris Utama Asabri Fary Djemi Francis berharap santunan yang diberikan Asabri dapat bermanfaat.

Almarhum tewas saat terlibat baku tembak dengan KKB di Desa Dambet, Kecamatan Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada 25 April 2021. Saat itu KKB melakukan aksi intersep terhadap Satgas BIN dan Satgas TNI-Polri Angkatan yang sedang melakukan patroli rutin dalam perjalanan menuju Desa Dambet.

Asabri kembali menunjuk PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) sebagai mitra kerja untuk penyaluran manfaat asuransi yang diterima ahli waris.

Dalam kegiatan ini, Direktur Utama Mandiri Taspen Elmamber Sinaga juga memberikan bantuan perselingkuhan berupa santunan pendidikan sebesar Rp. 25 juta kepada ahli waris para korban sebagai wujud kepedulian terhadap para pahlawan yang gugur dalam menjalankan tugas kenegaraan.

Baca:  Potensi pasar besar, Bank Tabungan Negara (BBTN) siap ekspansi ke Sumatra Utara



Komentar