Jumlah transaksi BNI Mobile Banking melesat 50,4% dalam setahun pandemi

by -64 views
Jumlah transaksi BNI Mobile Banking melesat 50,4% dalam setahun pandemi

ILUSTRASI. Jumlah transaksi BNI Mobile Banking melonjak 50,4% di tahun pandemi

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Noverius Laoli

Indonesiaonline.co.id – JAKARTA. Penggunaan digital banking semakin meningkat ketika pandemi Covid-19 membatasi ruang gerak orang. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat secara keseluruhan transaksi digital BNI mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Direktur Teknologi Informasi dan Operasional BNI, YB Hariantono mengatakan jumlah pengguna BNI Mobile Banking mencapai 8,56 juta atau tumbuh 58,4% dibanding periode yang sama tahun lalu. Nilai transaksinya mencapai Rp 138 triliun pada Maret 2021 atau tumbuh 33,2% dibandingkan Maret 2020.

“Jumlah transaksi yang dilakukan melalui BNI Mobile Banking mencapai 95 juta pada triwulan I 2021, meningkat 50,4% dibandingkan triwulan I tahun 2020 yang mencapai 63 juta transaksi,” ujar YB Hariantono secara virtual, Kamis (7/5). ).

Baca:  Mapan secara Finansial Lewat J Trust Bank

Menurutnya, tingginya minat pengguna BNI Mobile Banking didorong oleh fitur-fitur terbaru yang diluncurkan untuk melengkapi layanan di dalamnya. Antara lain seperti Biometric Login, pembukaan akun digital dengan fitur pengenal wajah atau pengenalan wajah, meminjam dana, mengelola tagihan kartu kredit, pengembangan dompet elektronik, untuk pengembangan Pembayaran QR.

Baca juga: Bekerja sama dengan asosiasi, BTN akan mendistribusikan fasilitas KPR kepada 1,6 juta petugas keamanan di Indonesia

Peningkatan juga terjadi pada platform digital perbankan transaksional atau BNIDirect, yang menawarkan solusi terintegrasi untuk layanan Manajemen Pembayaran, Manajemen Koleksi, Manajemen Likuiditas, Manajemen Rantai Nilai, sampai Buka Solusi Perbankan.

Hingga Maret 2021, jumlah pelanggan pengelolaan kas BNI mencapai lebih dari 72.000 atau meningkat 24% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan volume transaksi pada 3 bulan pertama tahun 2021 mencapai Rp 968 triliun atau meningkat 22,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

Baca:  Masuk bulan Mei, BNI segera blokir kartu ATM strip magnetik?

“Sebagai bank yang berorientasi bisnis internasional, BNI hadir dengan beberapa perkembangan, salah satunya Global Transaction Banking yang memanfaatkan 6 cabang BNI di luar negeri sebagai wadah penasehat, implementasi, dan penanganan keluhan untuk pengelolaan kas dari perusahaan terkait Indonesia di negara-negara tersebut, ”jelasnya.

Baca juga: Jika tarif PPN naik tahun depan, menurut ekonom, hal ini akan berdampak pada inflasi



Komentar