Pemerintahan

Wali Kota Ingatkan Perempuan Milenial Hati-Hati soal Postingan Media Sosial

INDONESIAONLINE – Keberadaan kaum perempuan saat ini sudah dimaknai dengan keberagaman. Terbukti, semakin ke sini, era perempuan sudah mampu dianggap menyaingi kaum laki-laki.

Terbukti, di berbagai daerah, beberapa kepala daerah dijabat kaum perempuan. Keterlibatan perempuan menjadi wakil rakyat juga telah dijajarkan sama dengan kaum laki-laki. Hal inilah yang disoroti dalam upacara peringatan Hari Bela Negara Ke-71 dan Hari Ibu Ke-91 tahun 2019 di halaman depan Balai Kota Malang, Senin (23/12).

Wali Kota Malang Sutiaji menilai, perempuan masa kini yang juga disebut milenial harus memiliki cara berpikir perempuan berdaya. Artinya, perempuan harus cerdas intelektual, cerdas emosional, dan cerdas spiritual.

“Keberadaan perempuan di ranah publik tentunya membawa perubahan dalam status sosial di masyarakat. Mereka memiliki semangat yang tinggi, percaya diri, dan tangguh serta mampu menjalankan peran dalam berbagai aspek kehidupan secara seimbang dalam kesetaraan,” paparnya.

Apalagi, seiring perkembangan zaman, maka akses informasi berbasis teknologi juga semakin kuat. Maka kaum perempuan milenial dituntut untuk semakin menjadi penggerak perubahan zaman. 

“Tentunya diiringi dengan perkembangan zaman saat ini berbasis teknologi, melalui kesadaran pendidikan, mampu membawa perubahan bagi perempuan untuk semakin maju dan berpikir kritis,” imbuhnya.

Akses informasi, lanjut Sutiaji, bukan suatu penghalang, melainkan menjadi hal baru yang tetap harus diwaspadai. Tidak semerta-merta hanya bertumpu pada suatu postingan di sosial media yang belum tentu kebenarannya bisa dipastikan.

“Milenial itu sudah pasti mengenal akses informasi dan itu menjadi keharusan. Tidak bisa kita menutup diri tidak pegang HP sama sekali, tapi bagaimana anak-anak kita bisa memilih dan memilah itu. Tekonologi sudah canggih, jangan sampai membawa ke jalan yang salah,” pungkasnya.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: