Peristiwa

Para Remaja Saka Bhayangkara Rela Tinggalkan Liburan untuk Pengamanan Nataru

INDONESIAONLINE – Di Malang, yang bertugas dalam pos pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020 (Nataru) bukan hanya pihak Kepolisian, TNI maupun jajaran samping. Ada salah satu unsur masyarakat yang patut diapresiasi karena kesediaannya berpartisipasi dalam pengamanan Nataru.

Mereka adalah para anak-anak remaja yang tergabung dalam Saka Bhayangkara Polsek Bimbing. Para anggota pramuka yang kebanyakan masih menempuh bangku sekolah tersebut, rela mengorbankan waktu libur mereka demi ikut berpartisipasi dalam perayaan Nataru.

Dhinda Fara Dila, anggota Saka Bhayangkara Polsek Blimbing, menjelaskan jika selama ini merasa nyaman senang bisa berpartisipasi ikut menjaga kondusivitas Kota Malang saat Nataru. Meskipun hal ini harus mengorbankan masa liburannya, tetapi hal tersebut bukan menjadi permasalahan baginya.

“Saya enjoy aja selama ini, bisa bantu bapak Polisi maupun TNI. Ini kan juga sebagai sarana kami mencari pengalaman terjun langsung di lapangan,” ungkapnya ketika ditemui di pos pengamanan Kayutangan (24/12/2019).

Anggota Saka Bhayangkara Polsek Blimbing ditempatkan pada tiga lokasi pos pengamanan. Yakni di Pos Pengamanan kawasan Blimbing, Pos Pengamanan Kawasan Gereja Ijen dan Pos Pengamanan kawasan Gereja Kayutangan.

“Kami dibagi menjadi dua shif, shif pertama pukul 07.00 – 13.00 WIB. Kemudian shif kedua pukul 13.00 – 19.00 WIB. Setiap satu shif ada sekitar tujuh sampai delapan personel,” jelasnya.

Menurutnya, tak ada tugas khusus yang dibebankan pada para anggota Saka Bhayangkara. Namun bila mana terdapat arahan untuk membantu mengatur lalu lintas, maka  anggota Saka Bhayangkara Polsek Blimbing siap untuk melakukan.

“Kadang ada juga yang dapat tugas tour guide, tapi jarang kalau untuk itu,” ungkap salah satu siswa SMA NU Pakis itu.

Sementara itu, Wakapolres Malang Kota, Kompol Ari Tristiawan mengapresiasi partisipasi teman-teman pramuka dalam pengamanan Nataru. Terlebih lagi, diusia para anggota pramuka yang masih muda, mereka rela kehilangan masa libur yang mereka dapat.

“Kita patut apresiasi atas kesediaan masyarakat dalam pengamanan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menciptakan Malang sebagai kota yang kondusif. Kita mendukung sepenuhnya,” pungkasnya.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close