Pemerintahan

Tahun 2019, Pajak Hiburan Sumbang PAD Mencapai Rp 8 Miliar

INDONESIAONLINE – Pajak hiburan di tahun 2019 ini, dipastikan menyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah) mencapai lebih dari Rp 8 miliar. 

Jumlah tersebut sekaligus melampaui target yang ditentukan pada sektor pajak hiburan.

Kepala Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kabupaten Malang, Dr Purnadi, menjelaskan hingga akhir bulan Desember 2019 pajak hiburan sudah memperoleh pendapatan mencapai Rp 8.288.154.957.

”Meski belum tutup buku, namun pajak hiburan sudah surplus di prosentase lebih dari 5 persen. Sebab targetnya hanya Rp 7,9 miliar,” terang Dr Purnadi.

Jika dilihat secara keseluruhan, finish-nya pendapatan pajak hiburan di angka Rp 8 miliar.

Membuat pajak pada kategori ini menjadi salah satu sektor pajak daerah dengan pencapaian tertinggi. 

Di bawah penghasilan pajak penerangan jalan, pajak bumi dan bangunan (PBB), dan pajak BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan).

”Tahun lalu pajak hiburan juga menjadi salah satu sektor pajak daerah yang menyumbang PAD tertinggi,” sambung mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang ini.

Rinciannya, dari target Rp 7,2 miliar hingga tutup buku 2018, Bapenda Kabupaten Malang mampu mendulang pendapatan hingga lebih dari Rp 8,2 miliar. 

”Targetnya minimal sama dengan tahun lalu, tahun 2019 ini diharapkan bisa surplus sekitar 10 persen dari target yang sudah ditentukan,” ucap Dr Purnadi.

Dengan torehan tersebut, pajak hiburan mendulang pendapatan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan 6 sektor pajak lainnya yang juga dikelola Bapenda. 

Yakni pajak Hotel, restoran, reklame, mineral bukan logam dan batuan (minerba), parkiran, dan air bawah tanah.

”Pendapatan ke enam sektor pajak tersebut dibawah Rp 7 miliar, pajak hiburan berada di atas nominal Rp 8 miliar,” tutup Dr Purnadi kepada MalangTIMES.com.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: