Pemerintahan

Belum Selesai Dibahas, Tiga Ranperda Kota Malang Wajib Selesai Trisemeser Pertama 2020

INDONESIAONLINE – Tiga rancangan peraturan daerah (Ranperda) Kota Malang masih belum selesai dibahas. Ketiganya adalah Ranperda Tugu Aneka Usaha (Tunas), Ranperda Minuman Alkohol (Minol), dan Ranperda Barang Milik Daerah (BMD). 

Ketiganya pun ditarget sudah rampung dibahas pada tri semester pertama 2020.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menyampaikan, masing-masing Ranperda pada dasarnya sudah hampir rampung. Namun memang perlu untuk dilakukan pembahasan lebih jauh dan dikonsultasikan kepada pihak hukum di tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Masing-masing panitia khusus (pansus) kami beri waktu dua bulan untuk menyelesaikan,” katanya pada wartawan ditemui usai melaksanakan sidang paripurna internal DPRD Kota Malang, Kamis (26/12/2019).

Made menjelaskan, untuk Ranperda Tunas saat ini memang yang paling perlu untuk pembahasan lebih lanjut. Salah satu hal yang mengganjal berkaitan dengan jenis usaha yang akan diterapkan dalam Tunas itu sendiri. Sehingga, pansus Ranperda Tunas memilih untuk tak terburu-buru menyelesaikan.

Sementara untuk Ranperda Minol dan BMD, masing-masing sudah diselesaikan 90 persen dan 80 persen. Untuk Ranperda Minol masih harus ada penyelesaian pasal dengan hukum yang berlaku di atasnya. Karena dari hasil evaluasi, ada pasal yang bertentangan dengan produk hukum yang lebih tinggi.

Sedangkan Ranperda BMD saat ini masih menunggu data lebih mendetail dari Pemerintah Kota Malang terkait jumlah aset yang dimiliki. Setelah aset yang dimiliki tercatat secara mendetail, maka Ranperda dapat segera dituntaskan dan dapat dilaksanakan.

“Kita tunggu saja sampai semua selesai, harus dituntaskan,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Sebagai informasi, tiga Ranperda yang masih dalam pembahasan tersebut seluruhnya merupakan usulan dari Pemerintah Kota Malang. Ranperda Tunas diajukan sebagai landasan hukum untuk jenis usaha yang tengah disusun pemerintah Kota Malang. 

Selanjutnya Ranperda Minol diperuntukkan untuk memberi pembatasan pada peredaran minuman beralkohol atau minuman keras. Sedangkan Ranperda BMD sendiri dikhususkan untuk pengelolaan aset daerah Kota Malang.

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close