Pemerintahan

Dewan Nilai Penerapan e-Pokir Sangat Efektif

INDONESIAONLINE – INDONESIAONLINE – Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam memperbaiki sistem perencanaan legislatif secara transparan melalui aplikasi e-Pokir (Pokok-pokok pikiran – elektronik) mendapat sambutan baik.

Legislatif menilai, penerapan e-Pokir nantinya akan sangat efektif. Lantaran, melalui aplikasi ini segala usulan dan masukan dari masyarkat akan lebih dipermudah, sehingga dapat tertampung dengan maksimal dan terstruktur.

“e-Pokir ini tujuan utamanya adalah untuk menekan biaya politik, cost politik agar bisa kita tekan. Di mana dewan pun ikut berperan dalam pemerataan penggunaan APBD (Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah)
yang bisa diterima oleh masyarakat,” ungkap Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika usai menghadiri Sosialisasi dan Bimtek e-Pokir Bagi Anggota DPRD Kota Malang, Jumat (27/12).

Ia menjelaskan, lewat e-Pokir semua usulan-usulan atau program-program yang selama ini tidak begitu diprioritaskan akan bisa diajukan oleh anggota dewan. Nantinya, aspirasi atau usulan program dari masyarakat yang didapatkan melalui reses, audiensi, ataupun dengan melalui sidak oleh anggota dewan dan sudah disetujui dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat.

“Karena program-program yang selama ini itu pengajuan dari masyarakat tidak menjadi prioritas di Musrenbang maka bisa diprioritaskan oleh Dewan. Memang tidak semua usulan, jadi dari beberapa cara baik reses, audiensi, sidak, hasil pokok-pokok pikiran yang disetujui dewan yang akan dimasukkan ke e-pokir. Dan nanti masyarakat akan tahu,” imbuhnya.

Namun, hal itu juga harus sesuai aturan. Ia mencontohkan, jika ada program yang sudah menjadi prioritas di Muerenbang baik tingjat kelurahan maupun kecamatan untuk tidak diajukan ke anggota dewan. Sehingga tang terakomodir akan lebih maksimal dan tidak bertumpuk.

“Aturannya tetap harus jelas ya, jangan sampain dobel yang diajukan di e-pokir ternyata sudah menjadi program prioritas di Musrenbang. Lebih baik, kalau sudah prioritas di Musrenbang, tidak usah dianukan ke dewan. Baru yang memang belum terakomodir itu bisa dititipkan ke dewan. Sehingga, jalan semua pintunya, baik dari eksekutif ada, legislatif juga ada,” pungkasnya.

e-Pokir merupakan aplikasi yang akan diisi (diinput) masing-masing anggota legislatif sebagai penyampaian aspirasi dari masyarakat secara online untuk kemudian ditindaklanjuti Badan anggaran (bangar) untuk diajukan kepada eksekutif dalam perencanaan APBD.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close