Hukum dan Kriminalitas

Polres Malang Sebut Belum Menerima Laporan Kasus Pengerahan Massa Pemuda Pancasila

INDONESIAONLINE – Polres Malang terkesan berhati-hati saat menangani kasus yang dilayangkan kurator Tirtasani Royal Resort ke pihak kepolisian. Bahkan, meski sudah jelas ada pengaduan terkait penggerudukan aksi massa ke kantor yang berlokasi di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang ini. Pihak kepolisian hingga kini masih belum bisa memastikan adanya pelaporan akan kasus tersebut.

”Belum, belum ada anggota yang melapor ke saya terkait itu (pengaduan pengerahan massa untuk meluruk kantor Tirtasani yang diduga dilakukan anggota Pemuda Pancasila),” kata KBO Satreskrim Polres Malang, Iptu Momon Suwito Pratomo, saat ditemui MalangTIMES.com, Jumat (26/12/2019).

Mendapat keterangan tersebut, wartawan akhirnya mencoba mencari kejelasan ke beberapa petinggi Polres Malang, namun Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, sedang tidak ada ditempat. Mantan Kasat Reskrim Polres Gresik ini dikabarkan sedang menjalankan ibadah umroh ke tanah suci.

Dari pendalaman MalangTIMES.com, kasus pengaduan yang dilayangkan pihak kurator Tirtasani Royal Resort ini, sudah diterima oleh Unit IV Satreskrim Polres Malang.

Ketika dikonfirmasi, Kanit Idik IV Satreskrim Polres Malang, Iptu Rudi Kuswoyo, mbenarkan jika pihaknya telah mendapatkan pengaduan yang dilayangkan oleh pihak Tirtasani Royal Resort. ”Betul pak tapi masih dirapatkan lagi oleh pihak kurator, dan pengaduan tidak jadi di laporkan,” kata Rudi sembari mengatakan jika dirinya sedang lepas dinas karena ada agenda keluarga.

Kepada MalangTIMES.com, mantan KBO Satreskrim Polres Malang ini, mengaku masih menunggu tindak lanjut dari hasil rapat yang masih dibahas oleh kurator Tirtasani Royal Resort tersebut. ”Kemarin (Kamis 26/12/2019) itu sifatnya masih pengaduan, belum dilanjutkan ke pelaporan,” ujar Rudi.

Seperti yang sudah diberitakan, kurator Tirtasani Royal Resort melaporkan AG (inisial) ke Polres Malang terkait dugaan pelanggaran hukum yang tertuang dalam pasal 167 KUHP, tentang tuduhan telah memaksa masuk ke dalam ruangan kantor Tirtasani.

Selain itu, dalam laporannya pihak kurator juga menduga jika mantan Karyawan Tirtasani Royal Resort tersebut merupakan dalang yang menggerakkan massa dari Pemuda Pancasila asal Surabaya itu untuk meluruk kantor Tirtasani yang berlokasi di Kecamatan Karangploso, Kamis (26/12/2019) sore.

Hingga saat ini, penyebab pengerahan puluhan massa yang berjumlah sekitar 30 orang tersebut, masih belum bisa dipastikan secara rinci. Hanya saja, tersiar kabar jika aksi massa itu terjadi karena adanya oknum yang tidak terima dengan keputusan pengadilan niaga. Dimana dalam putusannya, Tirtasani Royal Resort dinyatakan pailit. Sehingga penggelolaannya kini berada di bawah arahan kurator.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close