Hukum dan Kriminalitas

Waspada, Jangan Teledor Kunci Pintu Pagar, Tangga Hingga Sandal di Teras Juga Jadi Target Maling

INDONESIAONLINE – Kasus ini nampaknya bisa menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat agar tidak teledor lagi dalam menjaga keamanan, baik itu tempat tinggal maupun sekitarnya. Sebab, sekali saja teledor maka anda bisa menjadi sasaran pelaku kejahatan.

Seperti halnya yang dialami oleh Damara Dwi Probowo warga Dusun Lemah Duwur, Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, pada 26 Desember 2019 lalu sekitar pukul 03.00 wib.

Damara harus menjadi korban pencurian akibat keteledorannya tidak mengunci pintu pagar rumahnya di Griya SSB, Jalan Simpang Bandulan Barat, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang,

Asal mula kejadian, malam itu korban tengah duduk di depan rumahnya. Namun semakin larut malam, korban kemudian merasakan kantuk yang hebat. Hingga akhirnya korban kemudian masuk kedalam rumah dan berniat untuk tidur sekitar pukul 22.30 wib.

Sayangnya, saat masuk kedalam rumah untuk tidur, korban lupa untuk menggembok pintu pagar rumah, dan kondisi pagar hanya tertutup saja tanpa digembok.

Begitu pagi harinya usai korban bangun tidur sekitar pukul 07.30 wib, korban begitu tersentak melihat beberapa barang berharga miliknya raib tanpa jejak. Merasa ada yang janggal, kemudian korban segera mengecek kamera CCTV. Ternyata benar saja, sekitar pukul 03.00 wib, rumahnya kedatangan tamu tak diundang alias maling.

Pelaku bisa masuk dengan mudah karena kondisi pagar tak terkunci. Setelah masuk, pelaku langsung menggasak barang-barang yang ada di rumah korban. Barang-barang seperti tangga lipat almunium, sepatu merek Rotelli, baju gamis, dan sandal wanita, dibawa kabur oleh pelaku.

Setelah memastikan rumahnya menjadi sasaran maling, berbekal rekaman CCTV, korban kemudian segera melaporkan kejadian pencurian tersebut ke Polresta Malang Kota.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Yunar Hotma, melalui Kasubag Humas Polresta Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni, membenarkan adanya kejadian tersebut. Petugas telah menerima laporan dari korban tak lama usai kejadian.

“Benar, kasusnya saat ini masih dalam penyelidikan anggota. Untuk kerugian yang diderita kurang lebih sebesar Rp 3.080.000,” jelasnya.

Sementara itu, pihaknya kembali memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada dan hati-hati lagi dalam menjaga keamanan rumah maupun lingkungan sekitarnya.

“Selalu waspada dan hati-hati. Pastikan semua terkunci saat istirahat maupun jika rumah ditinggal berpergian, jangan meremehkan situasi, meskipun aman harus tetap waspada,” pungkasnya.

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close