Lingkungan

Pelayanan di Matos Dikeluhkan Pelanggan, Berikut Tanggapan Pengelola

INDONESIAONLINE – Pusat perbelanjaan di Kota Malang sudah berjumlah lebih dari lima, namun hingga saat ini masih saja banyak yang mengeluhkan tentang fasilitas toilet berbayar. 

Padahal itu adalah fasilitas yang patut didapatkan oleh pengunjung.

Baru-baru ini ramai di media sosial Facebook tentang keluhan dari pengunjung mall Malang Town Square (Matos) tentang pelayanan yang kurang mengenakkan dari salah satu karyawan yang menjaga restroom atau toilet.

Sungguh ironi, permasalahan tersebut sebenarnya bukan masalah yang besar, tapi memang dari tahun ke tahun masih saja banyak kejadian yang membuat masalah itu kembali timbul.

Dari hasil analisa, sudah banyak mall yang ada di pusat perbelanjaan di kota-kota di Indonesia menggratiskan toilet.

Seperti contoh saja tahun 2016, Banjarmasin (Kalimantan Selatan) dan Makassar (Sulawesi Selatan) telah menggratiskan toilet di pusat perbelanjaan. 

Hal itu karena pemerintah setempat ingin masyarakat bisa menikmati fasilitas yang ada.

Sementara itu, menanggapi polemik tersebut pihak Matos mengatakan bahwa mereka akan membicarakan lebih dulu dengan manajemen.

Karena hal tersebut bisa berpengaruh kepada eksistensi pusat perbelanjaan yang berada di Jalan Veteran itu.

“Kami akan diskusikan lebih dulu dengan manajemen. Karena berkaitan dengan sosmed ini kami tidak main-main,” ungkap Marketing Communication Manager Matos, Sasmita Rahayu.

Terkait masalah toilet yang berbayar, pihak Matos belum bisa mengatakan lebih lanjut karena nampaknya mereka ingin menyelesaikan masalah tersebut dengan manajemen.

“Sebenarnya kalau ketentuan kami tidak se ekstrem itu. Mungkin itu oknum, karena yang mengelola itu outsourcing,” katanya. 

“Untuk itu kami akan diskusikan dulu dengan manajemen,” imbuhnya mengakhiri.

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close