Lingkungan

Jelang Tutup Tahun, Wali Kota dan Wawali Jalan-Jalan Tinjau Area Jalan, Ini Temuannya

INDONESIAONLINE – Jelang penutupan akhir tahun 2019, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih memiliki garapan proyek besar. Salah satunya pembangunan kawasan Kayu Tangan menjadi destinasi wisata heritage.

Nah, kaitannya dengan hal itu Wali Kota Malang Sutiaji bersama Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko secara langsung melakukan pemantauan area-area yang bakal dijadikan area lahan parkir guna memfasilitasi pengunjung di kawasan Kayu Tangan Heritage nantinya.

Sejak pagi ini (Senin, 30/12) sekitar pukul 08.15, rombongan berjalan mulai dari sepanjang jalan di kawasan Jembatan Kahuripan, menuju Jl Majapahit dengan sesekali menyapa pengguna jalan atau warga yang tengah asyik bercengkerama di area sekitar.

Kemudian di Jl MGR Sugiyo Pranoto, hingga kembali ke gedung bekas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan ke gedung Dewan Kesenian Malang (DKM).

Mulai dari melakukan pengecekan area drainasi yang ternyata masih banyak menimbun sampah. Kemudian area avur yang tertimbun sampah. Hingga pengecekan lahan aset milik Pemkot Malang.

“Kami bersama-sama jalan-jalan, jadi ketika Kayu Tangan menjadi destinasi wisata heritage kan harus free parkir. Maka kita carikan solusi untuk tempat parkir ini nanti,” ujar Sutiaji.

Ia juga memastikan area bekas gedung DLH, yang saat ini memang direncanakan untuk dibongkar dan dijadikan area parkir vertikal. Dimana akan berdiri 8 tingkat dengan luas kurang lebih 400 meter persegi. “Kita cek juga di sini, rencana itu kita bongkar. Dulu juga sudah pernah ada FS (Feasibility Study) untuk dipakai vertikal parkir,” imbuhnya.

Sedangkan terkait dengan bangunan yang dimungkinkan aset Pemkot Malang di sekitar area tersebut, bersama rombongan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, salah satu yang menjadi target adanya pendirian penjual makanan di kawasan Jl MGR Sugiyo Pranoto. Namun, pihaknya tidak mau gegabah dan masih akan melakukan kajian lebih dalam.

“Setelah melihat tadi kita mencoba nyari-nyari di sekitar sini yang aset Pemerintah Kota Malang dan dimungkinkan itu kita gunakan untuk parkir. Tapi, kita masih lakukan kajian ya, belum ada penetapan,” tandasnya.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close