Pemerintahan

Tak Ingin Terjadi ‘Tsunami KPK’ Lagi, Ketua DPRD Kota Malang Selalu Ingatkan Anggotanya

INDONESIAONLINE – Ketua DPRD Kota Malang Made Rian Diana Kartika tak bosan-bosan ingatkan anggotanya agar selalu bekerja maksimal untuk masyarakat. Hal itu dilakukan agar kejadian ‘Tsunami KPK’ yang menerpa anggota dewan beberapa tahun silam tidak terjadi lagi.

Memperbaiki citra buruk DPRD Kota Malang bukanlah hal mudah yang harus dijalani oleh 45 anggota dewan yang saat ini menduduki kursi wakil rakyat di Jalan Tugu itu.

Menurut Made, anggota dewan periode 2014-2019 yang terkena ‘Tsunami KPK’ menjadi liar karena kurangnya peran dari partai. Sehingga para anggota dewan tersebut sangat mudah menerima pembicaraan atau bahkan suap dari pihak lain.

“Periode 2014-2019 adalah kurangnya peran partai. Jadinya anggotanya liar,” ucap Made.

Kini, Made menyebut bahwa tugasnya untuk memperbaiki citra DPRD Kota Malang tidaklah mudah, karena ia harus menata kembali kinerja anggotanya agar tidak terjadi lagi ‘Tsunami KPK’ dan kepercayaan publik kembali baik.

“Tugas kami tidak mudah, karena kami harus mengembalikan citra DPRD dari titik terendah untuk kembali mendapat kepercayaan masyarakat,” katanya.

Langkah yang dilakukan Made saat ini adalah terus mengingatkan anggotanya agar selalu waspada. Tapi ia juga mengingatkan agar anggotanya agar tidak terlalu takut sehingga ketika melakukan pembahasan terkesan paranoid.

“Dengan anggota baru ini, saya selalu ingatkan agar tidak terjadi lagi. Tapi saya juga selalu pesan jangan paranoid, agar saat mengumpulkan ide tidak mentok,” pungkasnya.

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close