Lingkungan

Jelang Tahun Baru, Warga Kabupaten Malang Akan Diguyur Hujan Petir

INDONESIAONLINE – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi (Staklim) Kelas II Malang merilis prakiraan cuaca menjelang Tahun Baru 2020. 

Yakni sejak siang sampai malam hari, BMKG memberikan imbauan kepada masyarakat Kabupaten Malang untuk tetap waspada dengan cuaca yang dimungkinkan terjadi. Yakni hujan petir yang diprediksi akan terjadi pukul 13.00 WIB dengan kelembaban udara mencapai 65 persen dan kecepatan angin 30 kilometer (Km)/jam.

Hujan sedang dan lokal pun akan terjadi sepanjang sore sampai malam hari di berbagai wilayah Kabupaten Malang. Seperti di Ngantang, Pujon, Karangploso, Singosari, Sumbermanjing Wetan dan Dau yang diprediksi akan diguyur hujan sedang. Sedangkan untuk hujan lokal dan hujan deras akan mengguyur wilayah Tirtoyudo dan Ampelgading. Dengan rata-rata kecepatan angin mencapai 10-30 km/jam.

Kondisi itu tentunya perlu menjadi antisipasi bagi masyarakat Kabupaten Malang yang akan merayakan tahun baru. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Staklim Kelas II Malang Anung Suprayitno, yang menyatakan, masyarakat harus lebih waspada dengan kondisi cuaca di saat musim penghujan.

“Di awal-awal musim penghujan, pembentukan awan berjalan lebih cepat. Terutama awan Cumulonimbus yang membawa petir hingga angin kencang. Kondisi ini menimbulkan cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir,” ujarnya seperti juga data yang dirilis per 31 Desember 2019 melalui website resmi BMKG.

Pernyataan Anung juga sesuai dengan data yang dirilis di skala Jawa Timur (Jatim) yang memprediksi berbagai daerah akan diterpa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Beberapa daerah yang terdampak cuaca ekstrem dan perlu diwaspadai, untuk pagi hari adalah Kabupaten Mojokerto, Pulau Bawean, Tuban, Bojonegoro, Kabupaten Malang, Batu, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo dan Sumenep. 

Sedangkan untuk siang hari, masyarakat Kabupaten Malang juga perlu waspada dikarenakan masuk dalam daerah yang masih terdampak. Daerah lainnya adalah Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Bojonegoro, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Ngawi, Magetan, Kota Kediri, Kabupaten Malang, Kota Malang, Batu, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Bangkalan, Pamekasan dan Sampang.

Sedangkan untuk malam hari, cuaca Kabupaten Malang diprediksi hanya mengalami mendung dan berawan dengan kecepatan angin 10 km/jam. Cuaca tersebut sampai pukul 22.00 WIB dimana Kabupaten Malang kembali diguyur hujan lokal.

BMKG juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang akan merayakan tahun baru di wilayah pesisir pantai. Pasalnya, diperkirakan potensi gelombang laut bisa setinggi 1–3 meter dengan angin kecepatan maksimum 20 km/jam.

“Perlu waspada pada gelombang setinggi 2,5 meter, karena itu sudah masuk kategori gelombang tinggi,” ujar Anung yang juga menyatakan, apabila masyarakat mulai melihat awan tebal yang muncul secara tiba-tiba, dan tampak sangat dekat. Serta suhu di sekitar berubah menjadi dingin, masyarakat yang sedang dalam perjalanan agar segera mencari perlindungan.

“Biasanya, prediksi ini berlaku 6 hingga 7 hari ke depan” imbuhnya.

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close