Hiburan

6 Musisi Malang yang Patut Ditunggu Kiprahnya di Tahun 2020

INDONESIAONLINE – Pada 2019, muncul banyak rilisan ciamik dari para musisi Malang. Dari musisi-musisi kawakan ada Iksan Skuter yang merilis album kesepuluhnya bertajuk Lumintu, Christabel Annora dengan Dari Jauh, Remissa dengan Untukmu Saja.

Satu lagi yang perlu dicatat adalah Kos Atos yang merilis album full berjudul Local Heroes. Album ini menghadirkan lagu-lagu dari band dan musisi Malang Raya yang dibawakan kembali oleh band keroncong tersebut.

Selain itu, ada Glorious Friends, Toxictoast, Bread Essence, Thecomingbacks, Laissez-Faire, Morisade, dan Angkasara yang berhasil merilis album debut mereka masing-masing.

Tentu saja daftar di atas masih belum menyebutkan semua album penuh yang ditelurkan para musisi Malang.

Di luar itu, single-single dan extended play ramai bersliweran di blantika lokal Malang. Termasuk musisi-musisi yang melakukan tur ke sana kemari, seperti Antiphaty beberapa waktu kemarin.

Kemeriahan rilisan dan pergerakan mereka tentu sangat mungkin berlanjut di dekade baru ini. Nah, siapa saja kira-kira musisi Malang yang patut ditunggu kiprahnya di tahun 2020 ini? Cekidot!

1. Oddwain

Band rock asal Kepanjen ini mencuat dengan merilis EP La Cosa Nostra dan dilanjutkan dengan melepas single “Three-ring Circus” ada tahun 2019 kemarin. Dengan nuansa rock alternatif dan lirik-lirik yang dipengaruhi filsafat eksistensialisme, sirkuit gigs kota ini tentu berharap album penuh mereka segera rilis.

2. Monohero

Sempat tak terdengar kabarnya dua tahun ini, trio audiovisual ini akhirnya muncul kembali dengan merilis “Lonely” dan “Desember Jangan Menangis” di paruh kedua tahun kemarin. Terpantau dari profil Spotify-nya, Monohero sedang berproses merampungkan debut album mereka yang akan dirilis tahun ini.

3. Steffani BPM

Setelah terlibat dalam berbagai proyek dengan Unda Undi, Coldiac, Christabel Annora, hingga Beeswax, ia merilis debut single-nya bertajuk “Almost” di paruh pertama 2019. Menarik untuk melihat kiprah soloist yang terpilih dalam Top 5 Bekraf x 88Rising ICINC 2019 ini pada tahun 2020.

4. 0neding

Kehadiran soloist ini ditandai dengan single-single seperti “Membeku”, “Menangis Riang”, “Star”, dan “Ciptaan Manusia Runtuh, Ciptaan Tuhan Tumbuh”. Lirik-lirik sederhana dan aransemen gitar yang minimalis menjadi sebuah formula yang membuat kiprah salah satu personel SATCF ini patut dinanti tahun ini. Sebuah album, mungkin?

5. YME

Selain penampilan live-nya, rilisan album penuh YME juga patut untuk ditunggu. Hentakan alternatif rock dengan lirik-lirik yang berkisar seputar eksistensi diri seorang manusia trio ini telah melahirkan tiga single berjudul “Mania”, “Demia”, dan “Unia”. Patut ditunggu.

6. Closure.

Pada 2019 kemarin, Closure tiba-tiba “berwisata” ke Singapura. Mereka pergi ke negeri merlion itu untuk tampil di Rocking the Region 2019. Band post-punk Malang ini, bersama The Panturas, Lizzies, dan eleventwelfth mewakili Indonesia pada konser yang dilaksanakan di Outdoor Stage Esplanade, Singapura tersebut. Kabarnya, hari-hari ini Closure sedang merekam dan mempersiapkan album penuh pertama mereka.

Honorable mention:
O’s Tribe, Madukina, Noose, Tirant, Talodhy, Marka, Endro Trilaksono, Marigold

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close