Peristiwa

Hari Keempat Pencarian, Korban Coban Cinde Ditemukan Nyangkut di Batang Bambu

INDONESIAONLINE – Akhirnya, pencarian tim gabungan sejak tiga hari lalu terhadap satu korban hanyut di Coban Cinde yang terletak di Desa Benjor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, berakhir sudah.

Setelah korban bernama Bagus Pujiwijanto (25) yang sejak Minggu (29/12/2019) terseret air coban yang meluap naik, ditemukan nyangkut di batang bambu di hari keempat pencarian. Tepatnya, jasad korban beralamat Madiun yang hilang sampai empat hari sejak peristiwa, ditemukan sekitar pukul 08.38 WIB.

Hal ini dibenarkan oleh Mudji Utomo, Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, Rabu (1/1/2020) siang. Dimana menurutnya, korban kedua yang terseret arus coban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Alhamdulillah sudah ditemukan dan dievakuasi menuju RSSA Kota Malang. Korban ditemukan nyangkut di batang bambu dengan kondisi awal tertelungkup,” ucapnya.

Mudji Utomo melanjutkan, korban ditemukan oleh salah satu warga Ngadirejo sekitar pukul 08.38 WIB bernama Jumain. Melihat adanya jasad itu, Jumain pun melapor ke Posko. “Korban ditemukan antara Coban Cinde dan Coban Jidor, kurang lebih satu kilometer di atasnya. Setelah memastikan, petugas langsung melakukan evakuasi korban,” ujarnya.

Penemuan korban Coban Cinde yang kedua ini pun mengakhiri operasi SAR Coban Cinde yang terdiri dari Basarnas, BPBD, PMI, Rajawali, Satria, SAR Bhayangkara, Polhut dan Polsek Tumpang, PPMR dan komunitas Gimbal Alas, yang menginjak hari keempat. 

Seperti diketahui Operasi SAR Coban Cinde dipicu dengan adanya peristiwa terseretnya dua orang dari tujuh wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata itu, empat hari lalu. Layaknya wisatawan, mereka pun asyik mencemburkan diri di Coban Cinde. Saat mereka asyik bermain, sekitar pukul 12.00 WIB cuaca tetiba mendung dan hujan pun turun. 

Penjaga wisata Coban Cinde pun memperingati para wisatawan itu agar segera naik. Tapi, sayangnya peringatan itu tak membuat wisatawan segera meninggalkan coban. Sehingga saat air bah tetiba meningkat, dua orang wisatawan bernama Dwi Retno Prihatin (25) dan Bagus Puji (25) terseret. Sedangkan lima lainnya yaitu Rifai (26), Samsul Sujarwanto (25), Ahmad Ardiansyah (24), Muhammad Rizal N (18) dan Gita Putri Humaira (24) bisa keluar dari coban.

Dwi Retno ditemukan oleh tim gabungan di hari kedua dengan jarak sekitar 4 kilometer dari lokasi kejadian dengan kondisi tewas. Serta Bagus baru ditemukan di hari keempat setelah tim menghentikan pencarian di hari ketiga dikarenakan hujan turun dan air sungai meningkat.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close