Pemerintahan

Hari Pertama Kerja di Tahun 2020, Wali Kota Malang Sidak Kantor Pelayanan Terpadu

INDONESIAONLINE – Hari pertama kerja pasca libur Tahun Baru 2020, Wali Kota Malang Sutiaji melakukan sidak ke sejumlah kantor PD (Perangkat Daerah) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Setidaknya beberapa kantor di Kantor Pelayanan Terpadu, Kedungkandang Kota Malang menjadi tujuan sidak hari ini, Kamis (2/11). Hasilnya, beberapa kantor dinilai belum memenuhi standart keluasan dalam pelayanan publik.

Wali Kota Malang Sutiaji, menyatakan setelah penetapan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru, awal kerja pada hari ini guna melakukan pemantauan bagi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Termasuk, apakah ada kendala saat dimulainya perubahan tersebut.

Ia juga memastikan area ruang kantor beberapa dinas yang membuat pelayanan. Dimana tampak jauh dari kesempurnaan, dan penuh sesak.

“Ini kan hari pertama setelah penetapan SOTK baru, kita lihat apa ada kendala. Ya memang belum sepenuhnya aktif, karena masih hari pertama. Kemudian, tadi seperti DPMPTSP (Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu), Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) kami lihat agak ruwet tempatnya. Sempit, masih jauh dari kesempurnaan,” ujarnya.

Apalagi, DPMPTSP saat ini sudah dilebur bersama Dinas Ketenagakerjaan. Yang mana, dengan perampingan itu maka tugas dan fungsi PD tersebut juga bertambah. Kiranya, lanjut dia perlu ruangan yang lebih mumpuni untuk melayani masyarakat. 

“Memang di Block Office dulu, waktu membuat gedung ini DED nya tidak untuk direncanakan untuk ini (penggabungan PD). Sehingga ini kita lihat, dan memang ada yang perlu dibenahi. Tentu ini tidak bisa serta merta instan bim salabim, tapi sudah mulai kita tata,” imbuhnya.

Selain dua PD tadi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang juga ditinjau. Meski luas, namun ruang kerja tersebut masih dianggap kurang representatif dan butuh penataan ulang. “Tadi luas memang, cuma dilihat dari bidang-bidangnya kalau tempat masih jauh dari representatif. Dan mudah-mudahan nanti kalau sudah ada Mal Pelayanan Publik bisa jadi solusi,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, pria yang akrab disapa Aji ini juga sekaligus memeriksa apakah masih ada penggunaan air mineral kemasan di lingkup ASN Pemkot Malang menyongsong GASS (Gerakan Angkut Sampah Sedimen) yang telah dilaunching beberapa waktu lalu.

“Kami juga memastikan bahwa alhamdulillah semuanya di kantor sudah tidak ada air mineral kemasan. Ini menunjukkan apa yang kemarin saya sampaikan sudah dijalankan oleh semua ASN,” pungkasnya.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close