Peristiwa

Sanusi Sidak 3 Pusat Layanan Publik Kabupaten Malang, Ini Hasilnya

INDONESIAONLINE – Bupati Malang Sanusi melakukan inspeksi mendadak (sidak) khusus ketiga kantor OPD yang memiliki peran vital secara langsung dalam pelayanan kepada masyarakat. Yakni, kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Public Service Center (PSC) 119 di RSUD Kanjuruhan Kepanjen.

Sidak Sanusi yang didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nurman Ramdansyah, serta Inspektur Kabupaten Malang Tridiyah Maestuti, dalam upaya memastikan pelayanan vital masyarakat berjalan setelah adanya hari libur tahun baru.

“Ini untuk memastikan pelayanan publik berjalan setelah adanya libur tahun baru. Dimungkinkan, masyarakat akan sangat butuh pelayanan setelah adanya libur itu,” ucap Sanusi, Kamis (2/1/2020) saat sidak di kantor Dispendukcapil Kabupaten Malang.

Di Dispendukcapil, Sanusi tak hanya melakukan pengecekan absensi saja. Tapi, secara langsung berdialog dengan masyarakat yang sedang mengurus administrasi kependudukan dan catatan sipil (Adminduk). 

Dimana, dari hasil dialog itu mengerucut pada persoalan layanan yang menurut warga masih terbilang cukup lama.
Rata-rata warga harus menunggu untuk mendapat layanan sekitar 3-4 jam dikarenakan banyaknya antrian di kantor Dispendukcapil.

“Untuk kehadiran pegawai tak ada temuan. Tapi ada keluhan terkait waktu pelayanan yang menghabiskan waktu sampai 4 jam,” ujar salah satu bakal calon Bupati di pilkada 2020 ini.

Membludaknya warga di kantor Dispendukcapil memang menjadi perhatian serius selama ini. Dimana, setiap hari bisa ratusan warga yang datang untuk mengurus Adminduk. Di satu sisi petugas terbilang terbatas pun dengan peralatan yang ada untuk keperluan itu.

Hal ini pula yang membuat Dispendukcapil terus melakukan berbagai upaya untuk mengurangi volume warga di kantornya. Salah satunya yang akan dilakukan di tahun ini adalah terkait program Adminduk via online dan difokuskan di seluruh kantor kecamatan di Kabupaten Malang. Selain itu juga program jebol Andik, dimana petugas Dispendukcapil mendatangi lokasi-lokasi perdesaan selama satu hari penuh.

Keluhan warga terkait waktu pelayanan ini pun tak bisa disangkal Sanusi dikarenakan persoalan tersebut. “Tapi, saya tetap berharap ke depan waktu pelayanan bisa satu jam sudah selesai,” tegas Sanusi yang hampir sekitar satu jam melakukan sidak di kantor yang dipimpin oleh Sri Meicharini ini.

Di lokasi gedung Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Disnaker, Sanusi dan rombongan tak menemukan adanya aktivitas saat mendatanginya. 

LTSA yang diresmikan sekitar sepekan lalu oleh Sanusi secara pribadi masih belum beroperasi saat dilakukan sidak. Padahal saat peresmian dirinya sempat menyampaikan agar gedung LTSA yang nantinya diisi dari unsur Dinas Kesehatan, BPJS, Polres Malang, BNI, Dispendukcapil, serta Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI), segera untuk dioperasikan.

“Di sana masih belum beroperasi ternyata. Sampai saat ini (saat sidak, red) personalia dan jaringannya dilaporkan sedang terganggu,” ucap Sanusi yang langsung mendatangi kantor Disnaker setelah tak menemukan aktivitas di gedung LTSA. 

Sedangkan di lokasi sidak ketiga, yaitu Public Service Center (PSC) 119 di RSUD Kanjuruhan Kepanjen, sedikit berbeda. Diresmikan tanggal 31 Desember 2019 lalu, pusat pelayanan tanggap darurat kecelakaan dengan layanan ambulance dan petugas siaga, sudah beroperasi. Tapi, secara informasi PSC 119 yang saat sidak dijaga oleh dua orang pegawai, masih dikatakan belum diketahui masif masyarakat.

“Untuk PSC 119 sudah dioperasikan. Semuanya sudah siap dari dokter sampai ambulance. Tapi mungkin masyarakat masih banyak yang belum mengetahui program ini,” ucap Sanusi yang hampir senada di kantor Dispendukcapil, yakni informasi pelayanan prima itu masih belum diketahui publik secara luas.

“Jadi perlu terus disosialisasikan itu, sehingga masyarakat bisa mengetahuinya,” tandasnya.
 

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close