Kesehatan

Pelayanan Pindah Kelas Peserta Hanya Dilayani Hingga April 2020, BPJS Sarankan Ini

INDONESIAONLINE – Naiknya tarif iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan hingga 100 persen bagi peserta mandiri sejak 1 Januari 2020 memberikan dampak bagi pengguna jaminan kesehatan nasional (JKN).

Banyak masyarakat yang merasa terlalu berat, hingga memutuskan untuk melakukan pindah ke kelas yang lebih rendah. Catatan dari BPJS Kesehatan cabang Malang, Desember 2019 jumlah peserta yang mengurus kenaikan atau penurunan kelas mencapai 2.422 peserta.

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah, padahal pelayanan pindah kelas tersebut hanya bisa terlayani sejak 9 Desember 2019 hingga 30 April 2020. Apabila melewati tanggal tersebut, maka harus mengurus satu tahun dari masa kartu peserta yang dimiliki.

Pejabat Penanggungjawab Sementara (PPS) Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Chandra Jaya menyatakan jika disesuaikan dengan aturan yang lama, bagi peserta yang akan melakukan pemindahan kelas minimal
dilakukan setelah 1 tahun menjadi peserta. Perubahan kelas harus diikuti perubahan kelas rawat seluruh anggota keluarga yang tercantum dalam kartu keluarga.

“Namun dengan penyesuaian Perpres no. 75 tahun 2019 itu kita berikan kemudahan hingga 30 April 2020. Peserta bisa melakukan pemindahan kelas walaupun statusnnya belum satu tahun. Dengan catatan, peserta sudah terdaftar sebelum tanggal 1 Januari 2020,” jelasnya, saat ditemui awak media, Jumat (3/1).

Selain itu, apabila peserta masih memiliki tunggakan iuran BPJS Kesehatan memastikan proses pemindahan kelas tetap dapat dilakukan. Hanya saja, peserta yang melakukan perubahan kelas perawatan pada bulan berjalan, maka kelas perawatan barunya berlaku pada bulan selanjutnya.

“Dengan catatan belum bisa mengakses kemanfaatan layanan kesehatannya. Jadi apabila akan digunakan baru bisa dilakukan satu bulan setelahnya,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Asisten Deputi Bidang Perencanaan Keuangan dan Manajemen Resiko BPJS Kesehatan Jawa Timur.

Karenanya, untuk mengantisipasi membeludaknya peserta yang mengurusi perpindahan kelas itu masyarakat bisa melakukan cara lain yang lebih mudah. Ada beberapa program yang dilakukan BPJS Kesehatan untuk memberi kemudahan peserta. Diantaranya, sistem jemput bola, kemudian melalui aplikasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), hingga layanan mobile Customer Service. 

“Melalui mobile Customer Service untuk memudahkan masyarakat yang ingin melakukan pemindahan kelas. Di mana, mobile Customer Service ini ditempatkan di lokasi strategis yang memudahkan peserta untuk mengakses. Kemudian JKN, kami lebih menyarankan lewat aplikasi, sehingga tidak perlu datang dan antre panjang ke kantor,” pungkasnya.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close