Pemerintahan

SK Diproses, Tim Appraisal Alun-Alun Mal Bekerja Januari

INDONESIAONLINE – Surat Keputusan (SK) pembentukan tim appraisal Alun-Alun Mal telah diproses. Tim yang seluruhnya berasal dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) itu pun ditargetkan mulai bekerja pada Januari 2020 ini. Sehingga, besaran atau ketentuan nilai sewa segera dapat diketahui.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto menyampaikan, dalam tahap terakhir di awal Januari ini, SK sudah masuk ke bagian hukum. Sebelumnya memang belum dikeluarkan lantaran dimungkinkan menunggu keputusan SOTK baru.

“Sudah di bagian hukum, kalau tahun lalu belum masuk sepertinya bagian hukum memang menunggu SOTK baru dulu,” katanya.

Wahyu menjelaskan, tim appraisal sejak awal memang sudah direncanakan bisa turun lada Januari 2020 ini. 

Tim akan melakukan penilaian sesuai dengan kriteria yang berlaku selama ini. Termasuk untuk menentukan besaran sewa bagi pemilik tenant yang berada di Alun-Alun Mal.

Sebelum ada penentuan nilai sewa, maka pemilik tenant saat ini dibebani biaya listrik hingga air. Sedangkan biaya sewa akan dihitung mundur sejak 5 November 2019. 

Pasalnya, sejak saat itu pengelolaan Alun-Alun Mal telah berpindah tangan ke Pemerintah Kota Malang.

“Pengelolaan tetap ada di kami, tapi sudah disepakati hitung mundur hingga appraisal sudah ditentukan,” jelas dia.

Sementara itu, saat ini total ada sekitar 16 tenant yang berada di Alun-Alun Mal. 

Seluruhnya telah melakukan pertemuan dengan Pemkot Malang untuk membuat surat perjanjian bermaterai berkaitan dengan kesepakatan membayar sewa dengan hitung mundur.

“Pemilik tenant sudah setuju dengan itu, dan telah melakukan perjanjian kerjasama dengan kami,” pungkas Wahyu.

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close