Peristiwa

Warga Gresik Tewas di Pantai Lenggoksono, Remaja Kromengan Terseret 1 Mil di Ungapan

INDONESIAONLINE – Dua hari berturut-turut wilayah pantai Malang Selatan mengincar korban pengunjung. 

Sabtu (4/1/2020) kemarin, seorang remaja bernama Dani Eka Alfiansyah (17), pelajar kelas X SMA Brantas Sumberpucung, Kabupaten Malang, yang merupakan warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Kromengan, hampir saja tewas di Pantai Ungapan, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan.

Untungnya petugas SAR di lokasi sigap dan segera menolong Dani yang terseret ombak sejauh 1 mil dari bibir pantai.  Dani pun masih bisa diselamatkan jiwanya.

Selang satu hari, Bagas Agung Mahendra (19), warga Dusun Sumber RT/RW 1/8, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, mengalami nasib yang sama. Sayang, nasibnya beda dengan Dani. Nyawa Bagas tak bisa ditolong saat  terseret ombak Pantai Lenggoksono, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Minggu (5/1/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dari keterangan Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang Mudji Utomo, kronologi terseretnya korban terjadi saat rombongan dari Gresik ini mandi di Pantai Lenggoksono. “Rombongan sebanyak 6 orang datang dengan naik motor dari Gresik ke Lenggoksono. Saat tiba di lokasi sekitar pukul 06.00 WIB, sambil menunggu perahu untuk snorkling di Teluk Kletakan, tiga orang mandi di Pantai Lenggoksono,” ucap Mudji.

Tiga orang itu bernama Bayu Ardi, Amirul Abdillah, dan Bagas. Sedangkan Aldi Tri Saputra, Mas’ud Nur Isnawan, dan Reanaldi Trista tak ikut mandi saat peristiwa terjadi. 

Naas, saat mereka mandi itulah, arus cukup kuat menyeretnya.  “Arus kuat menyeret ketiga pengunjung itu. Dua orang berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan Bagas hilang ditelan ombak,” ujarnya.

Bersama warga setempat, pamong desa, serta teman korban, petugas Sibat PMI pun melakukan pencarian. Hasilnya, Bagas ditemukan dalam kondisi mengapung dan sudah meninggal dunia.
“Kami langsung melakukan evakuasi,” ucap Mudji.

Korban jiwa di pantai Malang Selatan itu kembali membuat para petugas di lokasi memberikan imbauan kepada para pengunjung untuk tak melakukan aktivitas yang membahayakan keselamatan diri dengan kondisi musim hujan seperti saat ini di wilayah-wilayah pantai selatan.

Selain itu, para pengunjung harus tertib dan patuh atas instruksi  para petugas yang berjaga di lokasi. 

“Ikuti instruksi yang ada untuk keselamatan jiwa. Sebisa mungkin tetap berkelompok dan menunggu petugas atau warga sekitar bila mau melakukan aktivitas di pantai. Tetap waspada dan hati-hati,” tandasnya.

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close