Pemerintahan

Tak Kantongi Izin, Dinas Perizinan Bakal Panggil Pemasang Reklame di AVIA

INDONESIAONLINE – Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PM PTSP) Kota Malang bakal memanggil pihak pemasang reklame yang ada di kawasan Toko Avia, Kayutangan. Pemanggilan dilakukan lantaran pihak pemasang reklame diketahui tak mengantongi izin sebagaimana ketentuan yang ditetapkan.

Hal itu ditegaskan Kepala Disnaker DPMPTSP Kota Malang, Erik Setyo Santoso yang memastikan bahwa reklame rokok di atas Toko Avia belum berizin. “Iya belum berizin,” katanya, Senin (6/1/2020).

Pekan ini, pihaknya pun berencana memanggil pihak pemasang reklame. Hal itu dilakukan untuk meminta kejelasan lebih jauh perihal pemasangan reklame atau iklan rokok yang saat ini sudah masuk kategori hampir selesai itu.

“Akan kami panggil manajemennya, dan kami sudah koordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Satpol PP Kota Malang,” jelasnya.

Sebelumnya, tim gabungan Bapenda dan Satpol PP Kota Malang telah memasang papan peringatan tepat di area pemasangan iklan. Papan peringatan dipasang langsung petugas pajak Bapenda sebagaimana prosedur yang selama ini dilakukan di lapangan.

Kepala Bapenda Kota Malang, Ade Herawanto menyampaikan, pemasangan reklame dilakukan sebelum pihak pemasang iklan mengajukan izin atau membayarkan pajaknya ke Bapenda. Padahal, sebagaimana aturan yang ada, pemasang iklan harusnya membayarkan sejumlah kewajiban sebelum iklan terpasang.

“Belum kulonuwun, tak izin, tapi sudah dipasang saja kerangkanya,” katanya pada wartawan, Senin (6/1/2020)

Hal itu menurutnya sangat melanggar aturan dan ketentuan yang dibuat. Sehingga, dia menunggu itikad baik dari pihak pemasang iklan. Sementara papan peringatan akan terus dipasang hingga pemasang iklan memiliki niat baik menyelesaikan kewajiban yang melekat sebagai pemasang iklan di Kota Malang.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close