Ekonomi

Terpampang Besar, Ternyata Baliho Rokok di AVIA Ini Tak Berizin, Pemkot pun Geram

INDONESIAONLINE – Pemasang reklame iklan rokok di kawasan Toko AVIA, Kayutangan memunculkan polemik. Reklame yang baru dipasang selama sepekan itu, rupanya belum mengantongi izin dari Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Malang.

Selain belum mengantongi izin, pemasangan iklan rokok milik Gudang Garam tersebut secara otomatis juga belum mengajukan pembayaran pajak ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang. 

Padahal, sebagaimana aturan yang ada, pemasang iklan harusnya membayarkan sejumlah kewajiban sebelum iklan terpasang.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang meminta perangkat daerah (PD) terkait melakukan penindakan secara tegas. Apalagi, bangunan tersebut disinyalir masuk kategori bangunan cagar budaya.

“Lepas dari ini (bangunan AVIA) masuk cagar budaya apa tidak parameternya itu izin. Sehingga kalau ini tidak berizin, reklame harus ditertibkan, bentuk penertibannya pada Satpol PP,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto kepada MalangTIMES, Senin (6/12).

Bentuk penindakan itu, menurutnya jika memang benar tidak mendapatkan izin maka papan reklame iklan harus dibongkar. Tidak ada toleransi apapun bagi pengusaha-pengusaha di Kota Malang yang melanggar izin. 

“Ya dilepas itu (papan reklame). Tidak perlu petunjuk, karena persoalan penertiban itu parameter hukumnya ada di Perda (Peraturan Daerah),” pungkasnya.

Diketahui, pagi ini pihak Bapenda Kota Malang sudah melakukan penyegelan terhadap papan reklame AVIA bertuliskan PROMILD tersebut. Bahwasanya, reklame itu masuk dalam pengawasan tim pemeriksa pajak daerah.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close