Hukum dan Kriminalitas

Sembelih Kambing Tetangga Tanpa Sebab, lalu Serang Tiga Warga hingga Luka-Luka

INDONESIAONLINE – Tragedi memilukan terjadi di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Selasa (7/1/2019). Tiga orang warga setempat harus menjalani perawatan intensif di Puskesmas Wonosari lantaran mengalami luka serius usai diamuk tetangganya sendiri

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, pelaku penganiayaan itu berinisial MS. Sesaat sebelum menganiaya tiga orang tetangganya, pelaku sempat menyembelih kambing milik salah satu korban tanpa alasan yang jelas.

”Informasi yang saya dapat memang seperti itu. Korban yang tidak terima kambingnya disembelih malah hendak dibacok pelaku. Total korban penganiayaan ini ada sekitar 3 orang,” kata Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos (Dinas Sosial) Kabupaten Malang Retno Tri Damayanti, Selasa (7/1/2019).

Keterangan dari berbagai sumber  menyatakan, j penganiayaan ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu MS tiba-tiba mendatangi kandang kambing milik tetangganya sambil membawa sebilah senjata tajam.

Setibanya di lokasi kejadian, tanpa alasan yang jelas, MS langsung menyembelih kambing milik tetangganya tersebut. Mengetahui kambing peliharaannya disembelih, salah satu korban sempat mengingatkan agar MS menghentikan aksinya. Sebab, saat itu diduga kuat pelaku hendak menyembelih beberapa kambing lainnya.

Bukannya berhenti, MS justru tidak mengubris peringatan si pemilik kambing dan tetap memaksa ingin menyembelih kambing milik korban. Merasa tidak terima, adu mulut antara keduanya tak bisa dihindarkan.

Gelap mata, MS pun nekat melayangkan serangan terhadap korban. Warga yang mengetahui aksi penganiayaan ini seketika berupaya melerai keduanya. Semakin kalap, pelaku MS justru nekat melayangkan serangan kepada dua orang warga yang sedang berupaya melerainya. Akibatnya, ketiga korban mengalami luka serius di sekujur tubuhnya. 

”Sesaat setelah penganiayaan itu terjadi, ketiga korban langsung dilarikan ke puskesmas setempat guna mendapatkan penanganan medis,” sambung Retno.

Terpisah, Kapolsek Wonosari AKP Edi Purnama juga membenarkan adanya peristiwa itu.  ”Oalah itu, yang tadi pagi itu ya. Itu orang gila bawa sajam. Kasusnya masih kami dalami. Anggota sudah saya instruksikan untuk mendalami di TKP (tempat kejadian perkara),” ungkap Edi.

Mantan KBO Satlantas Polres Malang ini mengaku, selain menyebabkan tiga orang korban mengalami luka akibat dianiaya, pelaku MS juga menjalani perawatan intensif lantaran mengalami luka setelah menganiaya para korban. Luka itu diduga karena pelaku yang gelap mata tidak sadar melukai tangannya sendiri. Sebab saat hendak dipisah oleh warga, pelaku sempat memberontak dan diduga menyebabkan dirinya terluka.

”Karena pelaku ini ODGJ (orang dengan gangguan jiwa), maka rencananya akan kami urus agar bisa dirujuk ke RSJ (rumah sakit jiwa). Masih koordinasi dengan pihak terkait agar pelaku MS bisa segera dirawat di RSJ Lawang,” tutup Edi.

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close