Hukum dan Kriminalitas

Gasak Perhiasan Ratusan Juta, Wanita Kelahiran Malaysia Ditangkap

INDONESIAONLINE – Seorang wanita kelahiran Malaysia bernama Maryam alias Ayu, warga Kelurahan Pohon Bau, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores, NTT, ditangkap anggota Polsek Sukun pada 6 Januari 2020.

Perempuan 24 tahun tersebut ditangkap lantaran mencuri tujuh jenis perhiasan berupa liontin, cincin, dan emas batangan milik majikan di tempatnya bekerja. Yakni di sebuah rumah  di Jl Raya Tidar I Blok H RT 001 RW 001, Kelurahan Karangbesuki, Kelurahan Sukun, Kota Malang.

Modus pelaku menyaru sebagai pembantu atau asisten rumah tangga di rumah milik Mira Karina Sari (45) itu. Pelaku melakukan aksinya saat pemilik rumah tengah bepergian pada Minggu 5 Januari 2020. Di saat itulah pelaku langsung mengambil sejumlah perhiasan yang disimpan di lemari kamar korban.

Saat pulang dan membuka tempat menyimpan sejumlah perhiasan, Mira kaget melihat perhiasan yang nilainya kurang lebih Rp 100 juta itu telah raib. Korban  langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukun.

Kapolsek Sukun AKP Suyoto menjelaskan, dari laporan itu, polisi langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, termasuk juga pembantu korban.

Dan keesokan harinya, pada 6 Januari 2020, petugas mendapatkan petunjuk yang mengarah ke pelaku pencurian. Dari hasil penyelidikan, akhirnya terungkap pelaku yang mengambil perhiasan korban adalah Maryam, pembantunya sendiri.

“Langsung kami tindak lanjuti dan memeriksa yang bersangkutan lebih lanjut. Saat pemeriksaan akhirnya ia mengakui telah mengambil perhiasan. Kami saat ini terus melakukan pendalaman terhadap pelaku apakah sudah sering beraksi dengan menyaru sebagai pembantu,” kata kapolsek.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam Pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. “Dari tangan pelaku, diamankan satu liontin emas seberat 0.5 gram, tiga buah emas Antam seberat satu gram, satu cincin berlian bermata dua, satu cincin kawin berlian, dan satu emas Antam seberat lima gram,” beber Suyoto.

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close