Pendidikan

UIN Maliki Malang Kukuhkan Profesor Bidang Sosiologi Agama

INDONESIAONLINE – Tahun 2020 diawali Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang dengan pengukuhan profesor baru. Profesor terbaru kali ini datang dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maliki Malang, yakni Prof Dr H M Zainuddin MA.

Bertempat di gedung rektorat lantai 5 UIN Malang, Rabu (8/1/2020), Rektor UIN Maliki Prof Dr Abdul Haris MAg mengukuhkan Prof Zainuddin sebagai guru besar bidang sosiologi agama. 

Prof Zainuddin menyampaikan orasi ilmiahnya berjud Pluralitas Agama: Tantangan Keberagaman dan Demokrasi di Indonesia (dari Konflik, Intoleransi, hingga Terorisme). Ia mengambil tema tersebut lantaran sesuai dengan disiplin ilmunya dan juga kontekstual dengan kondisi yang dihadapi bangsa saat ini. 

“Persoalan yang dihadapi bangsa itu kan persoalan konflik, disintegrasi, dan lingkungan yang mesti harus dijaga,” ucapnya kepada MalangTIMES. “Jadi, relasi kita itu tidak hanya kepada Tuhan, tetapi kepada manusia dan kepada alam,” imbuh wakil rektor bidang akademik dan pengembangan kelembagaan UIN Malang tersebut.

Disampaikannya, apabila tiga hal tersebut (relasi terhadap Tuhan, manusia, dan alam) dijaga dengan baik, maka dunia ini akan aman. Selain itu, pasti akan tercipta negeri yang makmur dan damai seperti yang diungkapkan dalam kalimat baldatun thoyyibatun wa rabbhun ghaffur yang berarti “negeri yang baik dengan Rabb Yang Maha Pengampun”.

Makna “negeri yang baik (baldatun thoyyibatun)” bisa mencakup seluruh kebaikan alamnya dan “Rabb Yang Maha Pengampun (rabbun ghaffur)” bisa mencakup seluruh kebaikan perilaku penduduknya sehingga mendatangkan ampunan dari Allah SWT.

Proses pengajuan guru besar ini sendiri diakui Zainuddin cukup lama. “Lama, dua tahun lebih. Tapi mengembangkan yang namanya keilmuan itu tidak boleh berhenti,” katanya.

Dalam penutupan orasi, Zainuddin juga sempat berterima kasih kepada Prof Haris yang pantang menyerah memajukan UIN Malang. “Terima kasih kepada Prof Haris yang selama ini selama 5 tahunan responsif terhadap program-program besar. Dan terus berjuang keras pantang menyerah dalam mengembangkan kampus ini tanpa merasa lelah dan keluh kesah,” ungkapnya.

Sementara itu, Prof Haris dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya sangat terkesan atas pribadi Prof Zainuddin. “Beliau ini sangat cool. Dan ide-idenya luar biasa,” ucapnya.

Lebih lanjut Prof Haris menyatakan bahwa karir seorang profesor dicapai dengan berbagai cara. Salah satu di antaranya adalah kreativitas. “Beliau (Prof Zainuddin) adalah seorang yang sangat kreatif,” katanya. Ia berharap, bulan depan UIN Malang kembali mengukuhkan guru besar.

Kepada MalangTIMES, Prof Haris menyampaikan bahwa seorang profesor harus bisa mengimplementasikan ilmunya untuk menyelesaikan persoalan di masyarakat.

“Profesor bagian dari dosen dan dosen bagian dari perguruan tinggi itu jangan hanya menjadi menara gading. Jangan hanya hidup di kampus. Jangan hanya diskusi dengan mahasiswa. Tetapi memberikan suara-suara kebaikan di luar kampus itu dan sampai ke tingkat implementasinya,” tandasnya.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close