Pemerintahan

Upayakan Mobdin untuk Kepala Puskesmas, Bupati Sanusi : Tapi Tidak Janji Ya…

INDONESIAONLINE – Bupati Malang HM Sanusi memiliki konsen cukup tinggi terkait bidang kesehatan. 

Setelah dihajar babak belur dengan kasus stunting, penyakit tidak menular mematikan, wabah DBD dan masih adanya perilaku hidup tak sehat dalam masyarakat. 

Hal ini membuat dirinya memokuskan diri untuk persoalan kesehatan melalui program dan anggaran yang jadi prioritasnya sebagai Bupati Malang.

Tak hanya itu, Sanusi pun mulai menyisir berbagai alat operasional dalam mewujudkan masyarakat sehat. 

Khususnya, yang berada di tingkat puskesmas sebagai fasilitas kesehatan pertama bagi masyarakat. 

Peran puskesmas, menurutnya, sangat vital dalam mewujudkan harapan besar terkait masyarakat sehat di Kabupaten Malang.

“Tapi, melihat kepala Puskesmas dalam menjalankan tugasnya tak diiringi dengan fasilitas yang ada, seperti mobil dinas (mobdin), membuat saya tergerak untuk mengusulkan hal itu,” ucap orang nomor satu di Kabupaten Malang ini, Rabu (8/1/2020).

Dari pengamatannya, kepala Puskesmas di Kabupaten Malang belum dilengkapi dengan fasilitas mobdin. 

Hal ini yang membuat Sanusi akan berupaya mengusahakan mobdin untuk para kepala Puskesmas di Kabupaten Malang.

“Padahal, tugas mereka berat dalam mewujudkan masyarakat yang sehat di wilayah kerjanya masing-masing. Karena itu saya akan berusaha agar kepala Puskesmas mendapatkan mobdin jenis Toyota Avanza,” ujarnya yang membandingkan dengan jabatan Sekretaris Camat (Sekcam) yang telah mendapat fasilitas mobdin dari Pemkab  Malang.

Disinggung kepastian pengadaan mobdin untuk kepala Puskesmas yang jumlahnya 40 orang, Sanusi menegaskan dirinya tak bisa berjanji kapan bisa direalisasikan dan berapa alokasi anggarannya nanti.

“Ini saya usahakan dan usulkan ke DPRD. Kita upayakan bisa masuk dalam Perubahan Anggaran Kegiatan (PAK) tahun ini. Jadi tak janji ya,” ucapnya. 

Walau belum memastikan berapa alokasi anggaran yang akan dianggarkannya nanti untuk pengadaan mobdin bagi seluruh kepala Puskesmas di Kabupaten Malang. 

Harapan besar dan upaya Pemkab Malang itu mendapat respon positif dari para kepala Puskesmas.

Dimana, mereka menyampaikan rasa terimakasihnya atas upaya Bupati Malang terkait rencana pengadaan mobdin. 

Seperti disampaikan oleh salah satu kepala Puskesmas yang tak berkenan disebut identitasnya kepada media.

“Tentunya kita berterimakasih atas rencana itu. Sehingga kami bisa lebih termotivasi dalam menjalankan tugas melayani kesehatan masyarakat. Selama ini memang tak ada itu, walau kami sebenarnya tak terlalu tergantung juga dengan itu dalam bekerja,” ucapnya kepada MalangTimes.

Maka, lanjutnya, bila pun hal itu terealisasi, tentu akan disambut dengan gembira. 

“Sebagai bentuk apresiasi kerja sekaligus membantu mobilitas juga. Kalau ternyata tak ada anggaran ya kita ikhlas saja dan tetap bekerja seperti diminta pak Bupati,” imbuhnya.

Sanusi memang sempat meminta kepada para kepala Puskesmas untuk menjadi pelopor layanan kesehatan yang inovatif dan mampu menjalankan fungsinya secara optimal. 

Sehingga pada nantinya dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan kesehatan di Kabupaten Malang.

“Sekali lagi pusekesmas punya peran penting sehingga saya meminta itu. Puskesmas juga saya minta bukan sebagai pusat layanan kesehatan tingkat pertama saja, tapi jadi pusat pemberdayàan masyarakat,” tandasnya.

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close