Pemerintahan

Jatim Waspada Bencana Hidrometeorologi, Sutiaji Pastikan Kota Malang Siaga

INDONESIAONLINE – Jawa Timur (Jatim) belum lama ini ditetapkan waspada bencana hidrometeorologi. Setiap daerah, tanpa kecuali Kota Malang dituntut untuk siap siaga dengan kemungkinan adanya bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang yang bisa menimpa kapan saja.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, Kota Malang telah bersiap dengan adanya kemungkinan bencana hidrometeorologi. Melalui apel gelar kesiapan yang dilakukan bersama TNI/Polri dan masyarakat pada Sabtu (11/1/2020), Kota Malang dipastikan siap secara SDM dan perlengkapan.

“Insya Allah Kota Malang siap dengan segala kemungkinan, personel dan perlengkapan kami bisa membantu Malang Raya jika ada kemungkinan terburuk,” katanya ditemui usai Apel Siap Siaga yang digelar di Lapangan Rampal Malang.

Sutiaji menjelaskan, dari hasil koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jatim, puncak musim penghujan adalah pada Januari hingga Maret mendatang. Selama rentang waktu tersebut, curah hujan dan tiupan angin diprediksi akan lebih besar ketimbang sebelumnya.

“Karena jika biasanya hujan sudah terjadi sejak Oktober atau November, periode ini sedikit mundur. Sehingga membuat curah hujan tinggi dan menumpuk Januari hingga Maret,” papar dia.

Dia pun mengimbau agar masyarakat selalu siap siaga dengan segala kemungkinan yang ada. Kelurahan Tangguh juga terus dimaksimalkan agar masyarakat memiliki bekal untuk menyelamatkan diri saat bencana datang.

Lebih jauh dia menyampaikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah memetakan kawasan rawan bencana. Terutama kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS). Tanah longsor sangat mungkin terjadi di kawasan DAS, dan diharapkan masyarakat yang masih bermukim di DAS untuk selalu tingkatkan kewaspadaan.

Politisi Demokrat ini juga menyampaikan, saat ini Pemkot Malang secara rutin telah melakukan Gerakan Angkut Sampah Sedimen (GASS). Gerakan tersebut diyakini mampu meminimalkan adanya bencana alam terutama bencana hidrometeorologi.

“Dan kami akan lakukan sinergi dengan Kabupaten Malang dan Kota Batu untuk membersihkan area sungai. Sehingga bencana banjir dan genangan air bisa ditanggulangi bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Apel Siaga Bencana yang digelar BPBD Kota Malang di Lapangan Rampal pada Sabtu (11/1/2020) bukan hanya untuk mempersiapkan diri menghadapi bencana. Melainkan juga dilakukan doa bersama agar Kota Malang dan Jatim terhindar dari segala bentuk bencana yang mungkin terjadi.

Apel gelar kesiapan tersebut diikuti oleh berbagai elemen. Mulai dari Pemerintah Kota Malang, jajaran TNI/Polri, PMI, berbagai komunitas bencana di Kota Malang. Sederet perlengkapan kesiapsiagaan juga dipamerkan dalam kegiatan tersebut.

Di akhir acara, Wali Kota Malang Sutiaji didampingi Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko beserta rombongan melakukan konvoi mengitari area Lapangan Rampal.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close