Hukum dan Kriminalitas

Ungkap Capaian Selama 2019, Kejari Kota Malang Sumbang PNBP Rp 2 Miliar Lebih

INDONESIAONLINE – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 2.786.738.000 terhitung dari Januari hingga Desember 2019. Uang tersebut telah masuk ke kas negara.

Kepala Kejari Kota Andi Dharmawangsa menjelaskan, jika capaian PNBP tersebut yang terbesar adalah berasal dari denda tilang dari para pelanggar.

Selain itu, juga terdapat sumber lain yang juga ikut menyumbang PNPB, seperti denda biaya perkara, rampasan serta penegakan peraturan daerah. “Semua langsung kami setorkan ke kas negara,” jelasnya

Ia juga menyampaikan, jika selain capaian miliaran yang disetorkan ke kas negara tersebut, Seksi Pidana Umum (Pidum) juga telah menyidangkan 587 perkara dan yang telah tereksekusi 566 perkara. “Selebihnya masih dalam proses banding maupun kasasi,” ungkapnya

Kemudian untuk seksi Pidana Khusus (Pidsus), disampaikannya, telah berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1.600.000.000. Selain itu, dengan penyelamatan aset di kawasan Oro-oro Dowo, ditaksir menghindarkan kerugian negara sebesar Rp 3.000.000.000.

“Selain itu penyelamatan aset lainnya melalui non persidangan sebanyak 62 aset. Selain itu untuk kasus aset yang digunakan Ramayana, saat ini juga sudah ada berita acara pengembalian aset pada pihak Pemkot,” bebernya

Untuk Seksi Pengelolaan Barang Bukti, selama 2019 telah melakukan dua kali pemusnahan yakni pada bulan Juli dan juga pada bulan Desember. Hal ini dilakukan sebagai kegiatan rutin guna menghindari adanya penyalahgunaan barang bukti oleh oknum tertentu.

“Kalau untuk Seksi Perdata Dan Tata Usaha Negara (Datun), telah mendapatkan Suara Kuasa Khusus (SKK) sebanyak 282 SKK dan berhasil memulihkan kerugian negara sebesar Rp 1.706.698.966,” paparnya. 

Dan terakhir dari Seksi Inteljen, seksi ini berhasil melakukan penangkapan terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO) sebanyak 4 orang. Selain itu seksi intelijen juga melakukan pendampingan terhadap beberapa dinas, pendampingan proyek dengan nilai total proyek yang cukup fantastis sebesar Rp 50.170.950.523

“Termasuk juga kegiatan penerangan terhadap hukum telah banyak dilakukan Seksi Inteljen, baik itu di sekolah maupun di jajaran pemerintah,” pungkasnya. 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close