Peristiwa

Air Mati Resahkan Warga, Pemkot Malang Bakal Bangun Instalasi Baru

INDONESIAONLINE – Dampak gangguan layanan air bersih PDAM Kota Malang atau Perumda Tugu Tirta masih dirasakan oleh sebagian warga. Terbanyak, memang di kawasan Kecamatan Kedungkandang.

Urung selesainya perbaikan pipa yang dilakukan petugas dari Perumda Tugu Tirta hingga pasokan tangki air yang dinilai belum merata hingga empat hari terakhir ini membuat warga masih sulit mendapatkan air bersih.

Padahal, upaya untuk memperbaiki kebocoran pipa juga telah dilakukan. Bahkan, bantuan sebanyak 21 tangki juga telah dijalankan. Yakni, 10 mobil tangki air dari Perumda Tugu Tirta, sedangkan 11 mobil tangki air lainnya gabungan dari Asosiasi Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) se-Jatim.

Wali Kota Malang Sutiaji juga berharap, sore ini permasalahan kebocoran pipa dapat terselesaikan. Sehingga warga tak lagi banyak yang terdampak.

“Upaya sudah, dari semalam sudah dilakukan perbaikan pipa. Insya Allah sore nanti selesai. Saya berharap mudah-mudahan, nanti nggak ada bocor lagi. Tangki juga telah disalurkan, dari luar daerah juga sudah. Totalnya ada 21 tangki air yang siap melayani masyarakat,” jelasnya, Selasa (14/1).

Upaya lain yang dilakukan, dijelaskannya karena banyak dari wilayah Kecamatan Kedungkandang yang terdampak ia juga membuat skenario penyaluran air ke pelanggan. Yang mana, pendistribusian di wilayah yang tidak terdampak dilakukan dengan cara makro, yakni untuk sedikit dikurangi agar mampu menyuplai tandon di wilayah yang terdampak.

“Memang yang terimbas itu di daerah Kedungkandang. Ada sekitar 26 ribu warga, kemarin saya buat skenario tolong ada pendistribusian yang makro di daerah lain. Mungkin agak dikecilkan sedikit, untuk menyuplai tandon yang bisa menjangkau semuanya,” imbuhnya.

Bahkan rencana ke depan, Pemkot Malang akan membangun instalasi jaringan pipa baru. Yang mana, pipa baru tersebut akan dipasang di saluran baru area tengah jalan. Sehingga, yang selama ini pipa sudah terpasang di pinggir tetap berfungsi dan mengalir ke rumah pelanggan Perumda Tugu Tirta.

“Iya, nanti rencananya dari pusat akan ditaruh di tengah jalan (jaringan pipa baru). Yang saat ini kan di pinggir, jadi nanti skenarionya, akan dibangun baru. Yang lama tetap dipakai, karena harapannya tidak mematikan yang saat ini. Sehingga tinggal pakai pipa T,” pungkasnya.(acf/ krn)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close