Serba-Serbi

Dianggap Tempat Marah-Marah, Bos AirAsia Tutup Twitter

Bos AirAsia Tony Fernandes ternyata tidak bahagia punya akun media sosial Twitter. Buktinya, pria berkebangsaan Malaysia itu menutup akun Twitter-nya.

Sebelumnya, Tony sudah terlebih dulu menutup akun Facebook-nya. Dia menghapus Facebook-nya pada Maret 2019. Ketika itu, tengah ramai beredarnya video penembakan brutal di masjid di Selandia Baru.

Namun, Tony masih mempunyai media sosial lain yang sampai saat ini aktif. Yaitu Instagram dan LinkedIn.

Bukan tanpa alasan Tony menutup akun Twitter-nya pada Minggu 12 Januari 2020. Sama dengan alasan menutup Facebook, Tony menganggap Twitter
sudah tak ramah lagi.

Tony mengatakan, Twitter dan Facebook sekarang penuh dengan hal negatif, kebohongan, dan tempat untuk marah-marah. Kondisi itulah yang membuat Tony mengambil keputusan menutup akun Twitter-nya. Padahal, Twitter Tony memiliki banyak followers. Terakhir tercatat akunnya punya 1,3 juta followers.

Beberapa saat setelah menutup Facebook-nya, Tony sudah mengungkapkan perasaannya begitu terlepas dari jerat media sosial itu. “Merasa jauh lebih baik sekarang (saya) tidak di Facebook, dan saya yakin (ini) akan lebih baik lagi tanpa Twitter. Media sosial telah menjadi tempat luapan amarah,” cuit Tony beberapa waktu lalu.

Kini jutaan pengikutnya pun tidak bisa menemui ungkapan Tony melalui Twitter dan Facebook. Padahal, Tony sering menuangkan ide-ide menarik lewat dua akun media sosial tersebut.(red/hel)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close