Kesehatan

Tinjau Pelayanan Kesehatan, Wali Kota Kunjungi Puskesmas Kendalsari

INDONESIAONLINE – Masalah kesehatan menjadi salah satu prioritas utama bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Kenyamanan akan fasilitas kesehatan dan pelayanan juga menjadi acuan bagi warganya untuk dengan mudah mendapatkan informasi ataupun pemeriksaan kesehatan dengan baik.

Karenanya, Wali Kota Malang Sutiaji melakukan pemantauan langsung ke wilayah Puskesmas Kendalsari, hari ini (Selasa, 14/1). Hal tersebut, sebagai salah satu bentuk untuk memastikan pelayanan kesehatan di wilayah cakupan puskesmas ini terlayani dengan maksimal.

Dari pantauannya tersebut, Puskesmas Kendalsari masuk dalam kategori yang baik. Apalagi, sudah memiliki ruang rawat inap, unit gawat darurat (UGD), dan setiap harinya rata-rata puskesmas ini menerima 120 pemohon layanan kesehatan.

“Ini termasuk tinggi tingkat layanannya. Sayangnya, tadi saat saya konfirm, dokter umumnya hanya dua orang. Sementara kebutuhannya setidaknya 5 (lima) dokter umum,” paparnya.

Meski begitu, Puskesmas Kendalsari sebetulnya telah memiliki empat dokter umum. Namun, dua lainnya tengah dalam masa cuti dan mengikuti pendidikan. Sehingga yang dapat melayani pasien untuk saat ini hanya tersisa dua dokter saja.

“Penjelasan dari kepala puskesmas, sudah memiliki 4 dokter umum. Karena ada yang cuti di luar tanggungan negara dan ada juga yang sedang mengikuti pendidikan, sehingga saat ini tinggal dua saja yang dapat memberikan pelayanan kesehatan,” imbuhnya.

Saat ini, Puskesmas Kendalsari mencakupi pelayanan untuk tiga kelurahan, yakni Kelurahan Lowokwaru, Tulusrejo, dan Jatimulyo. Adapun hal lain yang turut dikritisi, yaitu berkaitan dengan masalah kasus stunting.

Politisi Demokrat ini memonitor jika wilayah kerja Puskesmas Kendalsari, untuk kasus stunting masih masuk kategori yang cukup tinggi di kisaran angka 20-30 kasus. Namun, ketika dikonfirmasi angka tersebut masih diragukan. Karenanya, ia meminta pihak puskesmas segera berbenah melakukan verifikasi pendataan.

“Karena kepala puskesmas menginformasikannya sedikit ada keraguan, tetap saya minta verifikasi kembali datanya dan harus terkoneksi juga ke data wilayah. Harus absolut datanya, karena kita juga lagi menangani masalah stunting,” pungkasnya.(acf/krn)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close