Pemerintahan

Baru Capai 80 Persen, Pembangunan Pasar Mergan Molor

Pembangunan Pasar Mergan yang berada di kawasan Jalan Langsep masih belum rampung. Sampai akhir 2019 lalu, pembangunan pasar rakyat tersebut masih menyentuh angka 80 persen.

Sehingga, tahun ini kembali dilakukan penganggaran untuk menyempurnakan setiap sudut yang masih terdapat kekurangan. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopinda) Kota Malang, Wahyu Setianto menyampaikan, pembangunan Pasar Mergan pada 2019 menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Anggaran yang digelontorkan saat itu sebesar Rp 1,6 miliar. Namun angka tersebut memang masih kurang dan membutuhkan tambahan, terutama dalam pembangunan fisiknya.

“Memang DAK yang kemarin belum bisa memenuhi dan menyempurnakan fisik bangunan. Karena dana yang dibutuhkan lebih dari itu,” katanya.

Wahyu menyampaikan, penyempurnaan bangunan akan dimaksimalkan pada 2020 ini. Pasalnya, anggaran yang dibutuhkan telah disiapkan melalui ABD Kota Malang TA 2020. Namun Wahyu tak menyebut secara terperinci besaran anggaran tambahan untuk melanjutkan pembangunan Pasar Mergan tersebut.

“Kami data kekurangannya apa saja, dan semoga bisa segera dibangun dalam bulan-bulan ini,” tambah Wahyu.

Dia menjelaskan, 80 persen fisik yang telah dibangun itu meliputi atap, sebagian lapak pedagang, hingga beberapa fasilitas umum seperti kamar mandi atau MCK. Namun untuk lapak dan beberapa infrastruktur lain masih harus segera disempurnakan.

Pasar Mergan sendiri memiliki sekitar 200 pedagang. Saat ini, seluruh pedagang masih direlokasi dan menempati pasar sementara. Seluruhnya masih melakukan aktivitas berjualan seperti biasanya.

Sebagai informasi, pagu anggaran Pasar Mergan sebelumnya adalah Rp 2 miliar. Namun setelah dalam proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (UPL) Kota Malang, anggarannya menjadi Rp 1,6 miliar. Turunnya jumlah tersebut, karena memang dari pemenang lelang, menurunkan biaya hingga 34 persen.(Pa/Lnr)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close